featured Slider

6 Kelebihan Coklat Colatta Wajib Diketahui Para Penjual Kue Rumahan

 




Manisnya coklat membuat banyak orang suka dengan bahan yang satu ini. Makanya berbagai macam jenis cake, kue kering, hingga roti selalu tersedia varian coklat. Ada beberapa ciri coklat dikatakan enak mulai dari mengandung lemak alami yang berasal dari biji kakao. Kemudian kadar kakaonya tinggi sekitar 60% sampai 70% bahkan ada juga yang lebih. Selain itu, tekstur coklat berkualitas bisa cepat lumer dan lembut di mulut.

Bagi yang sedang cari coklat berkualitas sekaligus premium maka bisa pilih coklat Colatta. Merek coklat satu ini menjadi salah satu yang banyak direkomendasikan karena banyak kelebihannya. Di bawah ini akan diulas lengkap kelebihan coklat Colatta yang wajib diketahui para penjual kue rumahan.

Lima Perbedaan Budget Liburan dan Budget Mobil Baru Yang Harus Moms Perhatikan




Budget liburan dan budget mobil baru sering disatukan dalam satu pos anggaran keluarga, padahal karakter finansial keduanya sangat jauh berlainan. Liburan bersifat jangka pendek dan selesai setelah perjalanan berakhir, sedangkan mobil baru membutuhkan kewajiban keuangan jangka panjang yang berulang selama bertahun-tahun.  

Memahami perbedaan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas kas keluarga sekaligus memastikan rencana perjalanan tidak mengganggu cicilan kendaraan, terutama saat Anda mempertimbangkan Harga baru Stargazer Cartenz. Berikut adalah lima perbedaan mendasar antara anggaran liburan dan anggaran mobil baru yang wajib Moms cermati. 

Review Buku "Selaras: Berkesadaran Menuju Harmoni Diri"

 


Melalui pandangan dan praktik yang berakar pada kedamaian, Reza Gunawan dan Dee Lestari memadukan refleksi pribadi, panduan praktis, dan kisah personal untuk menyapa keheningan serta mengurai taut kegelisahan.

Selaras mengajak kita berhenti sejenak, menyadari napas, dan mendekap hidup apa adanya: dengan penuh kejernihan dan kebermaknaan. Mengeksplorasi antara lain tema kesehatan raga, relasi, pekerjaan, karier, dan parenting, buku ini mengantar kita kembali menuju harmoni dengan diri sendiri, dunia, dan keilahian di dalam inti kita.


Selaras: Hidup Berkesadaran Menuju Harmoni Diri

Penulis: Dee Lestari & Reza Gunawan

Penerbit: Buku Kompas bersama Pear Press

Genre: Nonfiksi Pengembangan Diri (self-improvement)

Halama:  340 halaman

Terbit: September 2025

Kolaborasi PARFI '56 & Dompet Dhuafa dalam 'Meradjoet Sendja' untuk Donasi Kemanusiaan



Di suatu hari saat sedang membuka Instagram, di linimasaku muncul sebuah konten yang kurang lebih redaksionalnya begini:

Memperingati 17 Agustus bukan karena merayakan Indonesia sudah sepenuhnya merdeka, tapi untuk memperingati kondisi Indonesia yang seperti ini. 

Aku sepakat. Kalau kamu, bagaimana? 

Ketika Layar Menjadi Buram di Panggung Literasi



Bagi seorang pencinta buku dan bookstagrammer, puncak pencapaian tertinggi bukan hanya menyelesaikan tumpukan TBR (To-Be-Read). Momen paling membahagiakan adalah ketika suara kita didengar, dan kita bisa menularkan virus literasi kepada orang-orang lainya. Ah jadi membawaku ke memori waktu itu.

Saat itu saya berkesempatanmenjadid pembicara utama dalam seminar bertajjk literasi dan perbukuan di salah satu kampus swasta. Saya sudah menyiapkan momen ini sejak sebulan lalu. Mulai dari menyusun salindia (slide) presentasi yang menarik, memilih kutipan-kutipan buku yang menggugah, hingga mencocokkan pakaian yang memberikan kesan profesional namun tetap ramah khas anak buku. Bayangan saya hari itu sangat indah; berdiri di atas podium, melihat binar antusiasme di mata para mahasiswa, dan mengabadikan momen berharga tersebut untuk dibagikan kepada teman-teman di media sosial. 

Namun, sebuah plot twist kesehatan justru datang mengacaukan skenario yang sudah saya susun rapi! 

Highlighted Points dari Buku "Sehat Setengah Hati"



Manusia adalah makhluk yang penuh ironi. Kita merawat kendaraan dengan ketelitian luar biasa, tetapi tubuh kita, satu-satunya rumah yang benar-benar kita tinggali, dibiarkan bekerja tanpa jeda, diabaikan, bahkan dieksploitasi. Kita menganggapnya sebagai mesin yang tak terbatas, hingga suatu hari tubuh mulai memberontak: kelelahan yang tak kunjung hilang, penyakit yang diam-diam tumbuh, atau sekadar kehilangan semangat hidup yang dulu terasa begitu alami. Sehat Setengah Hati adalah sebuah refleksi tajam bagi diri sendiri, tentang bagaimana kita memperlakukan tubuh, mengupas lapisan-lapisan paradoks manusia yang sadar akan pentingnya kesehatan, tetapi tetap menunda untuk bertindak, seolah-olah waktu dan daya tahan tubuh adalah sumber daya yang tak akan habis.