Awal Mula dan Alasan Hijrah Ke Bank Syariah

Hijrah ke Produk Keuangan Syariah

Dislaimer:

Tulisan ini bukanlah sponsored post. Tulisan ini bukan untuk menyudutkan pihak manapun. Ditulis murni berdasarkan pemikiran dan pengalaman penulis, dengan tujuan berbagi terutama bagi yang membutuhkan.

Oh ya disini aku menggunakan istilah hijrah ke bank syariah artinya menggunakan produk-produk perbankan syariah ya. (Dah ah, panjang amat disclaimer-nya😂).

Pembicaraan soal uang biasanya selalu menarik, terutama kaum hawa, termasuk aku, hehe. Ngomongin soal bank syariah, alhamdulillah sudah hampir empat tahun aku hijrah ke bank syariah. Sebuah keputusan yang tak pernah dan insya Allah tidak akan pernah kusesali.

Nah di postingan ini aku mau berbagi pengalaman awal mula hijrah ke bank syariah dan kenapa?

0 komentar:

Nyaman Rawat Jalan, Rapid Test dan Vaksinasi dari Rumah Bersama Aido Health

Aido Health Digital Smart Solution


Sejak pandemi terjadi, salah satu tempat yang sangat aku hindari, dan sepertinya juga kebanyakan orang, adalah rumah sakit. Image rumah sakit yang berisi orang sakit, penyakit, virus dan sejenisnya bagaikan zombie yang menakutkan. Gara-gara itu juga aku lebih rela menunda pergi ke dokter THT meskipun sudah saatnya membersihkan telinga. Syukurlah tidak

Eh, tapi tidak semua keluhan fisik bisa "dipending" lho! Ya, ada beberapa orang yang harus menjalani terapi dan rawat jalan juga. Pengennya sih bisa tetap mendapatkan layanan kesehatan walau di rumah saja. Tapi bagaimana ya?

0 komentar:

Berbagi Rezeki Jelang Idul Adha dengan Sedekah Daging Bersama Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa Kurban

Tak terasa Dzulhijjah sudah menjelang. Ah iya itu artinya Hari Raya Idul Adha sebentar lagi akan tiba. Hmm tapi pastinya berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun-tahun sebelumnya setiap Hari Raya Idul Adha sejak kecil mungkin kita terbiasa menonton penyembelihan kambing. Anak-anak pun demikian, kelihatan sukacita. Tapi tidak untuk tahun ini. Tahan diri, di rumah aja.

54 komentar:

Tujuh Langkah Awal Meringankan Isi Rumah Untuk Hidup Minimalis


Gaya Hidup Minimalis

Menjalani hidup dengan ringan, siapa yang tak ingin? Bukan berarti bebas masalah, namun mampu mengelolanya dengan baik. Bukan berarti ngga punya aktivitas, melainkan mampu mengatur jadwal dengan efektif. Ngomongin hidup ringan, dari buku Seni Membuat Hidup Jadi Lebih Ringan yang aku baca beberapa waktu lalu memaparkan definisi hidup ringan. Salah satunya adalah meringankan isi rumah.

Wah maksudnya gimana? 

56 komentar:

Indonesia Fundraising Award 2020 Ajang Apresiasi dan Motivasi Bagi Fundraising Gerakan Kemanusiaan di Indonesia

Indonesia Fundraising Awards 2020

Salah satu hal yang mungkin ditemukan di Indonesia dan tidak di banyak negara lain adalah kedermawanan dan gotong royong. Dan ya, benar saja, dua kekhasan tersebut terlihat dengan menjamurnya lembaga sosial dengan misi saling tolong-menolong lewat donasi baik materi maupun tenaga.

Gerakan kemanusiaan pun semakin menjamur di tingkat nasional hingga lokal. Melihat fenomena ini, pikiranku melayang ke beberapa tahun silam, saat pertama kali aku bergabung dalam organisasi sosial kemanusiaan khususnya bidang pendidikan.

59 komentar:

Review Buku Membayar Utang Pengasuhan: Panduan Orangtua Membayar Utang Pengasuhan pada Buah Hati


Review Buku Membayar Utang Pengasuhan


Semua bermula saat suatu hari aku marah padanya. Emosi negatifku memuncak. Usianya waktu itu masih kecil. Belum dua tahun. Beberapa detik kemudian aku terduduk lemas, menutup wajahku dan mulai menangis. 

Ya, aku menangis di hadapan anakku. Usianya yang masih sangat kecil membuatnya belum paham saat itu. Sambil menyusuinya aku menangis, matanya terus memperhatikanku. Di lain kesempatan, responnya berbeda. "Nda, eh? Nda." dia mengguncang tubuhku.

Oh ya Allah, aku merasa berdosa padanya...

24 komentar:

Langkah Awal Memulai Belajar Hidup Minimalis

Belajar Hidup Minimalis


Bermula tiga tahun silam saat aku menamatkan buku berjudul The Life Changing of Tidying Up atau yang lebih sering disebut Konmari karena ditulis oleh Marie Kondo, pelopor gerakan Konmari. Buku tersebut menceritakan tentang metode bebenah ala Konmari. Sungguh insightful! Sst, bukunya bisa dibeli di @birupinkstore lho!


Sejak itu aku dan suami mulai menerapkan nilai-nilai Konmari khususnya tentang metode bebenah. Mulai dari isi lemari, rak buku, barang-barang kenangan. Oh ya metode Konmari juga mengajarkan cara melipat pakaian dalam lemari. Sayangnya hanya beberapa bulan aku berhasil menerapkannya. Setelahnya aku kembali nyaman dengan metode lipat konvesional.

50 komentar:

Meraup Ilmu Seputar Kesehatan Kulit Luar Dalam Lewat Konferensi Kesehatan Digital We The Health

We The Health


Bicara tentang klinik kecantikan, perawatan kulit dan sejenisnya adalah sebuah hal yang asing bagiku, setidaknya beberapa bulan silam. Tidak asa jerawat, tidak merasakan masalah kulit di area kulit terbuka khususnya membuatku sungguh percaya diri bahwa kulitku "baik-baik saja". Misalnya di saat sebagian besar teman saat remaja mulai dihinggapi jerawat, syukur-syukur wajahku aman. Memakai produk perawatan apalagi datang ke klinik kecantikan ngga pernah masuk list to-do-ku. Please, jangan ditiru "kesombongan"ku ini ya.

Semua berubah ketika aku datang ke dokter kecantikan akhir tahun 2019 lalu. Sebelum memulai sesi konsultasi, aku melakukan skin check. Ini pertama kali bagiku. Aku sudah cukup percaya diri, kulitku baik-baik saja hanya karena aku ngga pernah berjerawat.

Tapi apa yang terjadi? 

4 komentar:

[Ulas Buku] Membasuh Luka Pengasuhan: Panduan dan Inspirasi Menghapus Luka Pengasuhan pada Diri Bunda


Membasuh Luka Pengasuhan

"Saya menyesal atas apa yang saya lakukan pada anak pertama saya. Dia menjadi pelampiasan inner child saya yang belum selesai. Saya masih terbawa dengan luka pengasuhan masa lalu." tulis salah seorang teman perempuan di sosial medianya.

Rupanya, dia menulis demikian dalam rangka pemulihan diri dan berbagi.

Inner child dan luka pengasuhan. Kedua istilah itu pertama kali kudapatkan sekitar tiga tahun silam, ketika sedang ada di trimester akhir dan mulai aktif mengikuti komunitas para ibu.

Sebenarnya apa sih inner child itu?

38 komentar:

Bebas Cacingan dengan Konvermex Obat Cacing Andalan Keluarga

Memasuki bulan ke-4 pandemi belum juga berakhir. Tak ada yang menyangka, tapi ini harus dihadapi bersama. Sejak awal kemunculannya, orang-orang jadi lebih aware soal perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta lebih disiplin menjaga imunitas. Mengingat Covid 19 ini rentan menyerang mereka Yang imunitasnya sedang rendah.

Salah satu hal yang bisa dilakukan dalam menjaga imunitas adalah menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Hal ini juga menjadi fokusku dan keluarga, terlebih di masa pandemi begini.

Mencegah Cacingan dengan Gaya Hidup Sehat

Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing dalam tubuh manusia dan ditularkan melalui media tanah. Penyebaran penyebab cacingan pun sama mudahnya seperti penyebaran virus flu. Namun cacingan bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti selalu mencuci tangan setelah beraktivitas dan sebelum menyentuh makanan serta menjaga pola makan dan nutrisinya.

Cacing-cacing membuat penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi menjadi terganggu.Hasil survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan mencatat persentase penyakit infeksi cacing di Indonesia mencapai hampir 96% dan paling sering dialami oleh anak usia sekolah, yaitu usia 5–14 tahun.

Infeksi karena cacing-cacing tersebut umumnya menimbulkan beberapa gejala, seperti mual, muntah, diare, nyeri perut, gangguan penyerapan zat gizi, dan anemia. Bila hal ini terjadi dalam jangka waktu lama tanpa diatasi dengan baik akan memengaruhi kecerdasan dan kemampuan belajar anak. Beberapa jenis cacing yang sering menginfeksi anak-anak adalah cacing pita, cacing tambang, cacing kremi, dan cacing gelang.

Pentingnya Mengkonsumsi Obat Cacing Untuk Mencegah & Mengobati

Selain menerapkan gaya hidup sehat, mengkonsumsi obat cacing juga dapatkan dilakukan sebagai langkah pencegahan. Balita berusia 2 tahun dapat mulai diberikan obat cacing, tentunya dibarengi dengan gaya hidup sehat. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan setiap anak mengonsumsi obat cacing dua kali setahun atau tiap 6 bulan sekali sebagai langkah pencegahan. Ini berlaku baik bagi anak-anak maupun orang dewasa

Dosisnya sebanyak 5-10ml. Frekuensi dosis yang demikian membuat kemasan obat cacing dijual dengan ukuran sekali atau dua kali minum saja.

Konvermex Obat Cacing Andalan Keluarga

Moms, tentu kita tidak ingin keluarga kita terutama anak terinfeksi cacingan bukan? Oleh karenanya, mengkonsumsi obat cacing penting dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Konvermex adalah salah satu merek obat cacing untuk keluarga yang direkomendasikan. Tersedia dalam bentuk suspensi & kaplet yang mampu melumpuhkan dan menghancurkan cacing serta mengeluarkannya dari dalam tubuh tanpa memerlukan pencahar. Konsumsi Konvermex tiap 6 bulan sekali bisa dijadikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat lho!


For your information,  setiap orang punya potensi jadi penyebar cacingan. Jadi, Mencegah memang lebih baik daripada mengobati, apalagi mengingat penyebab cacingan ini mudah menyebar seperti penyebaran virus flu. Konvermex obat cacing keluarga layak jadi pilihan karena tersedia dalam bentuk obat cacing untuk anak dan obat cacing orang dewasa

Konvermex diproduksi oleh Konimex, sebuah produsen obat-obatan bahan kimia, alat laboratorium dan alat kedokteran yang sudah beroperasi sejak tahun 1967. Terdapat Konvermex tersedia di apotik-apotik terdekat. Beberapa jenis sediakan Konvermex antara lain:

1.    KONVERMEX 125 dalam bentuk suspensi (rasa jeruk) untuk anak

Konvermex Obat Cacing Keluarga
Konvermex Obat Cacing Keluarga
(sumber: dokumen pribadi)


2.    KONVERMEX 125 dalam bentuk tablet obat cacing untuk anak


Sumber: Konimex E-Store

3.    KONVERMEX 250 dalam bentuk suspensi rasa original untuk dewasa.

Sumber: JD.ID

4.    Konvermex KONVERMEX 250 dalam bentuk kaplet rasa original untuk dewasa.

Sumber: Bukalapak

5.    Konvermex KONVERMEX 250 dalam bentuk suspensi rasa vanilla latte untuk dewasa.

Sumber: Halodoc

Sst, produk Konvermex suspense dilengkapi dengan sendok takar juga lho, jadi Moms tidak perlu kesulitan menakar.

Aturan Minum Konvermex Anak 

(sumber: dokumen pribadi)

 

Mengapa Konvermex?

·         Variannya yang lengkap baik bagi anak dan dewasa

·         Harganya terjangkau dan ramah di kantong

·         Rasanya cocok di lidah anak dan dewasa

·         Diproduksi oleh produsen obat terpercaya

Nah, Moms, sudah ngga ragu lagi kan bahwa Konvermex layak dijadikan obat cacing andalan keluarga. Kandungan di dalamnya membuat Konvermex menghancurkan cacing di tubuh. Yuk Moms, jaga imunitas dengan gaya hidup sehat. Yuk cegah cacingan pada keluarga dengan gaya hidup sehat dan Konvermex. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Sumber:
IDAI
Klik Dokter




28 komentar:

Review Buku Seni Membuat Hidup Jadi Lebih Ringan: Sederhana, Damai dan Bebas Stres

Review Buku Seni Membuat Hidup Jadi Lebih Ringan


Pernahkah kamu merasa hidup seakan begitu berat terlebih ketika melihat barang di rumah begitu banyak, kekhawatiran ini itu? Pernahkah terbayangkan untuk belajar menjadi seorang minimalis? Atau bahkan kamu baru dengar soal minimalis ini?

Let me tell you, hidup minimalis sendiri bisa diartikan menjalani kehidupan dengan beban kepemilikan sesedikit mungkin dan langkah seringan mungkin. Aku sendiri mulai menjalani nilai-nilai minimalis sejak tiga tahun belakangan.  Simple saja sih alasannya: aku ingin lebih meminimalisasikan kepemilikan barang-barang di dalam rumah, punya barang seminim mungkin tapi bermanfaat maksimal.  Ini adalah salah satu nilai dalam hidup minimalis.

Tapi rupanya minimalis bukan sekadar soal kepemilikan barang! Aku dipertemukan oleh sebuah buku yang memberiku insight lebih dalam soal minimalist life. Ini dia, review buku Seni Membuat Hidup Jadi Lebih Ringan

112 komentar:

Tanya Jawab Kuliah Whatsapp "Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun, Si Kecil Harus Sudah Bisa Apa?"

Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun


Otak anak berkembang sangat cepat pada 1000 awal kehidupan, terlebih jika didukung lingkungan yang memberikan stimulus yang tepat. Aspek kognitif, bahasa (reseptif dan ekspresif), motorik (halus dan kasar), sosial dan email pun berkembang. Otak anak berkembang sesuai dengan sensori yang ada di tubuh mereka, yaitu melalui lima (panca) indera yang terdiri dari penglihatan (mata), penciuman (hidung), pendengaran (telinga), perabaan (kulit), dan perasa/ pengecapan (lidah).

Ketika lingkungan memberikan stimulus kepada anak, sistem syaraf pusat mengolah sensasi-sensasi yang dirasakan dari berbagai indera anak dan sensasi tersebut juga yang mendorong agar indera anak bergerak memberikan respon pada stimulus tadi. Nah, berkaitan dengan 1000 awal kehidupan anak, aku baru saja mengikuti kelas Whatsapp tentang perkembangan anak usia 1-3 tahun. Berikut tanya jawabnya.

0 komentar:

Aido Health: Aplikasi Kesehatan Andalan Keluarga Dari Rumah




        

Mungkin sebagian besar orang tak menyangka akan mengalami masa seperti ini. Masa yang membuat aku, kamu--kita semua-- harus rela lebih sering berada di dalam rumah dan meminimalisir aktivitas di luar rumah. Bahkan untuk urusan rumah sakit pun, jika masih bisa ditangani di rumah, disarankan di rumah saja. Ya, saat ini kita sedang menghadapi sebuah virus kecil tapi berpotensi merenggut nyawa. Covid 19.

52 komentar:

Aku Menjadi Kucing

Blue cat clipart
Blue Cat
(Sumber: Clip Art Library)

Halo, teman-teman. Di postingan kali ini aku mau memenuhi tantangan menulis yang diadakan oleh Rumah Belajar Menulis IP Jakarta.

Kalian heran dengan judulnya? Akupun. 😁

Tapi... Semoga menghibur!
Selamat menikmati~

2 komentar:

Tujuh Tips Pewangi Terserap Maksimal pada Pakaian



Jika dulu semasa kuliah, IPK cum laude adalah salah satu indikator karya & prestasi seorang mahasiswi, berbeda halnya ketika ia sudah menikah dan menjadi ibu. Pakaian bersih dan wangi adalah karyanya seorang ibu rumah tangga.
Sempat terpikirikan merendam pakaian dalam seember pewangi. Tapi kok rasanya agak sayang ya? Apalagi kalo harganya puluhan ribu.

55 komentar:

[Ulas Buku] Baper Gak Pakai Lama: Kisah Inspiratif Para Ibu yang Pernah Baper

Baper Gak Pakai Lama

"Ihh baper amat sih?"

"Jangan baperan gitu dong."

Baper. Baper-an. Istilah itu jadi hits sejak beberapa tahun silam. Ya beginilah negeri 62, dimana banyak istilah baru yang tercipta dan somehow selalu viral meskipun ngga berujung tersemat di KBBI.

Back to baper atau bawa perasaan adalah sebuah kondisi dimana seseorang merasa sedih atau melankolis terhadap kata atau perbuatan orang lain. Ya singkatnya, mirip-mirip sensitif atau mudah tersinggung. Ngomongin baper, beberapa waktu lalu salah seorang teman mempromosikan antologi karyanya dan teman-teman di komunitasnya.

68 komentar:

Rangsang Motorik & Penuhi Kebutuhan Gizi Anak dengan Milna Nature Puffs Organic


 

Setiap orangtua adalah fasilitator anaknya dalam setiap fase perkembangannya, bahkan sejak ia dalam kandungan. Lalu berlanjut ke fase menyusui dan MPASI. Ngomong-ngomong soal MPASI, bagiku, fase tersebut merupakan fase tak terlupakan sepanjang tumbuh kembang Abrisham, anak pertama dan saat ini satu-satunya. Bagaimana tidak? Di fase itu Abrisham pertama kalinya merasakan makanan selain ASI dan mengunyah dengan giginya. 

66 komentar:

[Ulas Buku] Jelajah Perpustakaan 23 Negara: Menebar Semangat Membaca dari Lima Benua

 

Jika ada istilah,

"Buku adalah jendela dunia."

Atau,

“Membaca buku ibarat menjelajah kota atau bahkan negara lain.”

Aku setuju banget. Terlebih ketika membaca buku berjudul Jelajah Perpustakaan 23 Negara ini. Aku seperti diajak keliling dunia!

 

22 komentar:

Serba-serbi Menstrual Pad: Alasan Memakai, Tips Hingga Ulasan



Perempuan baligh identik dengan siklus bulanan. Kecuali ibu hamil, sebagian ibu menyusui atau perempuan-perempuan dengan kondisi tertentu. Selama ini pembalut sekali pakai atau disposable pads sudah lumrah menjadi "teman bulanan" para perempuan, termasuk aku. Tapi belakangan aku berhasil melepaskan diri dari disposable pads, beralih ke menspad. 

Sebenarnya aku pribadi mendengar kata menstrual pad (menspad) sudah sejak lama. Mendengar lho ya, belum sampai cari tahu apalagi mencoba. Alasannya simple, ngga mau ribet. Iya, se-negative thinking itu aku sama menspad. Selain karena posisiku sebagai ibu baru yang mau serba praktis. Hehe.

Sampai akhirnya anakku menjalani toilet training. Dan singkat cerita, yippie, we live with no diapers at all. No worst again. Eits, tapi kok bundanya masih "nyampah" pembalut sekali pakai?

Oke mulai dari situ aku mulai tersadarkan. Aku juga harus live with no disposable pads nih! Terlebih aku baru saja meluncurkan buku tentang zero waste bersama teman-teman komunitas menulis, masa  ngga diaplikasikan sih. Maka, bismillahirrahmanirrahim, aku memulainya.

Menspad adalah jenis cloth pad berupa pembalut cuci ulang yang bisa digunakan hingga sekitar dua tahun. Cloth pad terdiri dari menstrual pad dan cloth diaper atau biasa dikenal clodi untuk balita.


Sebelum membeli, kucoba browsing menspad. Harganya beragam. Ada yang satuan, ada pula yang paketan 6 pieces. Aku memutuskan membeli paketan dengan harga Rp 33.000. Iya aku kira awalnya paketan, ternyata satuan. Iya, satuannya Rp 33 ribu. Tapi menurutku worthed. Kenapa?

Yuk baca ulasanku!

42 komentar:

Memantau Perkembangan Anak dengan Checklist Indikator Perkembangan Anak (Diknas)

Memantau Perkembangan Anak


Ketika kita sudah menjadi orangtua, persoalan bukan lagi soal diri kita melainkan juga anak, bahkan urusan anak lebih kompleks dibandingkan orang dewasa. I mean, banyak yang mesti diperhatikan sekaligus tantangan yang harus diselesaikan. Betul begitu, Moms?

22 komentar:

Delapan Tips Tetap Sehat Selama Ramadan dengan Shopee #THRBigRamadhanSale2020

Shopee


Disadari  atau tidak, kenyataannya Ramadan tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Ya, kondisi pandemi membuat segalanya berubah dan berbeda. Dalam kondisi seperti saat ini kita dituntut  untuk selalu fit dan menjaga daya tahan tubuh. Karena si virus akan lebih mudah menyerang mereka yang daya tahan tubuhnya (sedang) lemah.

Mungkin tak sedikit di antara kita yang memiliki kekhawatiran daya tahan akan menurun ketika menjalani ibadah puasa. Nah ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk menepis kekhawatiran tersebut. Ke-delapan tips ini pada dasarnya bukanlah hal sulit dilakukan. Tapi memang butuh niat kuat dan konsistensi.

1. Makan Cukup & Bergizi

healthy food
(sumber: Pixabay)

Makan bukanlah asal memasukkan makanan ke dalam tubuh melainkan mengikuti anjuran menu 4 bintang: karbohidrat, protein, sayur/vitamin & mineral. Selain itu pastikan juga jadwal makan tepat waktu. Puasa bukan beratbe mengurangi ataupun menambah jadwal makan melainkan hanya mengubahnya. Sarapan diganti dengan sahur dan makan siang & malam diganti dengan ta'jil dan makan berat.

2. Jaga Hidrasi Tubuh

Drinking water
(sumber: Pixabay)

Salah satu kendala umum ketika berpuasa bagi sebagian orang adalah memenuhi kebutuhan hidrasi atau minum. Lagi, puasa bukan berarti mengurangi asupan hidrasi tubuh melainkan memanfaatkan waktu sahur dan berbuka, masing-masing setidaknya minum 1L. Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangatlah penting karena sebagian besar tubuh diisi oleh cairan/darah. Tentu dehidrasi akan mempengaruhi daya tahan tubuh.

3. Konsumsi Supplemen/Multivitamin

Royal jelly capsules in wooden spoon and wood table background / Yellow capsule medicine or supplementary food from nature for health

Pada dasarnya apabila gizi dari makanan yang kita makan sudah maksimal, multivitamin hanyalah bersifat opsional. Namun selama kita mampu membelinya tak ada salahnya mengkonsumsi suplemen maupun multivitamin sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh. Suplemen memiliki beragam bentuk seperti kapsul, tablet hingga herbal dari madu maupun rempah.


4. Kurangi Konsumsi Gula

Sugar free

Data menunjukkan jumlah penderita diabetes di Indonesia sangat tinggi. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan peningkatan angka prevalensi diabetes yang cukup signifikan, yaitu dari 6,9% di tahun 2013 menjadi 8,5% di tahun 2018.

Hal ini secara tak langsung juga menandakan konsumsi gula pada masyarakat masih terbilang tinggi. Syukur-syukur saat ini secara fisik kita masih tergolong senat, maka upaya penjagaan yang bisa dilakukan adalah mengurangi konsumsi gula. Sebagian orang bahkan mengganti pemakaian gula dengan gula rendah kalori atau bahkan madu.


5. Konsumsi Lemak Baik

Selection food sources of omega 3 and unsaturated fats. Super food high vitamin e and dietary fiber for healthy food. Almond ,pecan ,hazelnuts,walnuts ,olive oil ,fish oil ,salmon  on cutting board.

Lemak baik atau lemak tak jenuh salah satunya adalah omega 3 dan omega 6 yang bisa didapatkan lewat makanan seperti minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lain-lain. Lemak baik membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga arteri tetap bersih.


6. Tetap Berolahraga

Pelari, Laki Laki, Berjalan, Jogging, Jarak Jauh
(sumber: Pixabay)

Puasa bukanlah penghalang bagi seseorang menjalani rutinitas berolahraga. Hanya mengganti jadwal pagi dengan sore agar begitu selesai berolahraga, tubuh bisa segera terhidrasi begitu waktu berbuka. Olahraga yang dilakukan tak mesti olahraga berat, jogging atau senam bisa menjadi pilihan asalkan dilakukan secara konsisten.

7. Meminimalisir Munculnya Stress

Calm woman relaxing meditating with laptop, no stress free relief at work concept, mindful peaceful young businesswoman or student practicing breathing yoga exercises at workplace, office meditation

Belakangan kesehatan mental menjadi issue yang semakin trending di berbagai kalangan usia maupun gender. Pada dasarnya setiap orang sangat berpotensi mengalami stress, maka yang perlu dilakukan adalah menghindari pemicu stres dan melakukan manajemen stres. Pemicu stres bisa berasal dari rasa takut berlebih, kelelahan dan lain-lain. Sedangkan manajemen stres bisa dilakukan dengan mindfulness, meditasi dan tentunya mendekatkan diri padaNya.

8. Tidur/Istirahat yang Cukup

Tidur, Tempat Tidur, Wanita, Kamar Tidur, Sedang Tidur
(sumber: Pixabay)

Orang dewasa setidaknya membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap harinya terlebih ketika selesai beraktivitas atau rutinitas. Namun tidur bukan sekadar tidur melainkan tidur berkualitas. Dan tentunya jangan memaksakan diri begadang apabila tubuh sudah menujukkan gejala lelah.

Shopee THR Big Ramadhan Sale 2020 Tunjang Kebugaran Selama Ramadhan
THR Ramadhan Big Sale 2020
(sumber: Tribun Jakarta)

Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia, Shopee memahami bahwa kebutuhanmu selama Ramadhan kian meningkat, terlebih di momen oandemu yang membuat orang-orang harus lebih banyak berada di rumah. Oleh sebab itu, aplikasi belanja online yang pertama kali diluncurkan pada 2015 ini mengadakan campaign belanja THR Big Ramadhan Sale. Selama campaign ini berlangsung, kamu bisa mendapatkan penawaran khusus setiap hari untuk belanja lebih hemat selama Ramadhan di rumah aja. Tak hanya itu, ada beragam penawaran dan diskon menarik yang bisa memenuhi kebutuhanmu untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri lho.

Ini adalah kesempatan emas sekaligus besar yang sayang dilewatkan. Hanya setahun sekali. Lantas bagaimana memanfaatkan THR Big Ramadhan Sale untuk menjaga kebugaran tubuh?

  • Berbelanja suplemen dan multivitamin di kategori kesehatan dan flash sale
  • Belanja pakaian olahraga di kategori fashion
  • Belanja kebutuhan pangan sehat di Supermarket Day Sale dan ikut tanam Shopee
  • Berbelanja alas tidur di kategori home living
Bagaimana cara meng-klaimnya?
  • Download aplikasi Shopee di Playstore
  • Login atau buat akun
  • Cek kolom cashback & voucher. Klain voucher yang kamu inginkan.
  • Belanja dan gunakan vouchermu.

Besok 11 Mei 2020 promo puncak THR Ramadhan Big Sale akan digelar lho.  
THR Big Ramadhan Sale

Pada promo puncak ini juga ada Shopee Live bagu-bagi hadiah yang bisa kalian saksikan di MNC TV Senin 11 Mei 2020 pukul 13.00 WIB. Jangan sampai terlewatkan ya!

Tetap sehat dan bugar selama Ramadhan di masa pandemi adalah sebuah keniscayaan asalkan ada usaha dan konsistensi di baliknya. Manfaatkan momen di rumah aja untuk beraktivitas dan berperilaku hidup sehat.
Tak lupa berdoa kepadaNya agar wabah ini segera berakhir dan kita semua bisa kembali berkumpul dengan orang tersayang. Stay healthy, stay safe. Tetap semangat jalani Ramadan dan belanja di Shopee aja!

Referensi: 
Kemenkes
Babe News
Hello Sehat
Olah grafis: Visya

Disclaimer:
Tulisan ini diikutsertakan dalam kontes blog #THRBigRamadhanSale2020 bersama Shopee.


27 komentar:

Belanja Kebutuhan Anak dengan Banyak Keuntungan di Mapemall



Trend belanja online beberapa tahun terakhir sangat hits. Kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan benar-benar menggiurkan para netizen. Aku pribadi pun melakukan belanja online setidaknya dua kali dalam sebulan, khususnya membeli kebutuhan fashion diri sendiri dan fashion anak.

Salah satu hal yang harus dicermati sebelum berbelanja online adalah memastikan keaslian merek produk yang dibeli apakah benar produksi Dari brand tersebut. Karena tak sedikit puka muncul barang-barang KW.


Belanja Kebutuhan Anak di Mapemall
Suatu kali saya membeli baju dan mainan untuk Abrisham, anak saya. Sebenarnya saya sempat ragu tapi melihat ulasan bernilai cukup baik, akhirnya tetap saya beli. Harapan saya baju dan mainan yang datang adalah merek asli. Namun betapa terkejutnya saya mendapati tak ada tag ataupun logo brand pada baju dan mainan tersebut. Ternyata produk yang dijual adalah produk KW. Kebayang betapa kecewanya saya.

Beberapa waktu lalu saya berniat membeli baju untuk Abrisham. Sudah lama ngincer baju merek tertentu, tapi pengalaman tempo hari bikin saya maju mundur.

Mau beli offline pun sangat tidak memungkinkan di kondisi seperti ini. Akhirnya belanja online jadi pilihan. Tapi khawatir ngga original. Duh..

Hingga akhirnya nemu situs belanja online namanya Mapemall. Kalian tentu sudah tidak asing lagi dengan voucher MAP dong? Nah, Mapemall ini masih "satu saudara" dengan voucher belanja MAP .

Coba aku eksplor dan akhirnya yakin untuk belanja baju merek tersebut disini. Mapemall adalah situs/aplikasi belanja online pertama yang menyediakan authentic brand di Indonesia. 


Kids Toys Mapemall
Kids & Toys
(sumber: Mapemall)

Kini tak perlu khawatir lagi tertipu barang KW karena ada aplikasi belanja online yang menjawab keresahan para online shopper itu semua.

Tentang Mapemall

Mulanya Mapemall hadir sebagai pusatnya MAP online di Indonesia di bawah naungan PT Mitra Adi Perkasa pada 2016. Kemudian pada 2018 PT Mitra Adi Perkasa bekerjasama dengan PT GTech Digital Asia menjadi PT Digital Asia Gcommerce me-relaunch Mapemall.

Mapemall hadir dengan teknologi O2O (online to offline) yaitu belanja melalui online dan mengambil barang langsung di toko offline untuk produk-produk authentic. Pastinya terpercaya karena Mapemall surganya belanja online barang original.

Authentic Brand di Mapemall
(sumber: Mapemall)

Kemudahan berbelanja di Mapemall dapat dilakukan melalui situs Mapemall atau aplikasi di IOS dan Android. Yes, dalam satu website atau aplikasi belanja online yang bisa ambil langsung dari toko. Kamu bisa belanja kebutuhan fashion & lifestyle. Benar-benar easy shopping 2020.

Mapemall adalah aplikasi belanja online yang menawarkan lebih dari 160 merek internasional fashion & lifestyle seperti Mango, Mark & Spencer, Onitsuka Tiger, Calvin Klein, Converse, Pepe Jeans, Adidas by Planet Sports, Smiggle by Kidz Station, Tumi, Cotton On, Swarovski, Lego, Kipling, Oshkosh, Pacsafe from Travelogue, Lacoste, Swatch, Dr. Martens, Apple from Digimap, Ria Miranda by Sogo, dan lain-lain. Wah banyak banget pilihannya, ya!
 
Aplikasi Mapemall
(sumber: dokumen pribadi)

Beberapa pilihan kategori yang ada antara lain:
  • For her (fashion wanita), submenu: favourite brands, clothing, muslim wear, underwear & sleepwear, shoes, bags & wallets, accessories, beauty.
  • For him (fashion pria), submenu: favourite brands, clothing, muslim wear, underwear & sleepwear, shoes, bags & wallets, accessories, grooming.
  • Kids & toys, submenu: favoi brands, girls, boys, babies, toys.
  • Sports, submenu: favourite brands, men, women, girls, boy, accessories, equipment
  • Travel, submenu: favourite brands, bags, luggage, accessories
  • Lifestyle, submenu: favourite brands, home living, stationery, gadget, food & beverage, voucher.
  • Sale
  • Brands

 
Beberapa keunggulan dari layanan belanja online yang di-relaunch ada tahun 2018 oleh PT. Gcommerce Digital Asia ini antara lain:
  1. Mapemall hadir dengan desain teknologi O2O (online ke offline) yang memudahkan konsumen untuk mengakses berbagai merek yang dipilih dengan fitur-fitur canggih dan mudah, seperti fitur "Pay & Pick" (sebelumnya bernama "Click and Collect") untuk pick up in store atau mengambil barang-barang yang dibeli langsung di tempat yang tersedia di toko offline.
  2. Tersedia pula layanan home delivery
  3. Memiliki berbagai fitur menarik untuk size accuracy (memberikan gambaran size yang sesuai dengan customer)
  4. Terdapat Fitur "Milla" sebagai asisten pribadi yang membantu memberikan rekomendasi tentang ukuran dan produk yang tepat yang sesuai dengan karakteristik pembeli.
  5. Penukaran barang yang mudah
  6. Ada  berbagai pilihan pembayaran, layanan pengiriman ke semua kota di Indonesia,  dan customer service dengan respon yang cepat.
Belanja di Mapemall



Ramadan & Idul Fitri Deals di Mapemall

Sudah masuk Bulan Ramadan, yang artinya kelak umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Biasanya Idul Fitri diidentikkan dengan pakaian baru untuk menyambut hari raya nan suci.

Mapemall sedang mengadakan  Ramadan & Idul Fitri Deals. Ngga tanggung-tanggung, diskon yang ditawarkan hingga 70% lho! Ngga hanya itu, ada pula cashback 40% off. Ramadan & Idul Fitri Deals ini berlaku mulai 24 April hingga 24 Mei 2020.  Yeay, belanja mudah dan untung banyak untuk Ramadan dan Idul Fitri.

Ngga hanya itu, kita juga bisa dapat SUPER DOUBLE BONUS Mapemall Gift Voucher dengan me-reedem MAPCLUB Poin! Sst, berlaku hingga akhir Juni 2020.

Double Poin Mapemall

Bagi kamu pemegang kartu anggota MAPCLUB, kamu bisa menukarkan poin belanjamu  untuk membeli produk authentic brand di Mapemall. Ada benefit Super Double Bonus juga, artinya poin yang kamu tukarkan tersebut bernilai dua kali lipat!

Super Double Bonus Mapemall
(sumber: Mapemall)


Jadi, udah ngga bingung kan mau belanja kebutuhan Ramadan & Idul Fitri dimana selama momen pandemi ini? Mapemall aja!

Anyway, kamu bisa dapatkan beragam nformasi terbaru tentang fashion dan lifestyle melalui sosial media Mapemall.
@Mapemall_com 
@Mapemall_shop 

#MapYourStyle #AtHomeWithUs

 


31 komentar:

Tips Mengasuh Anak Menjadi Visioner Melalui Metode Mind Mapping






Apa yang Moms pikirkan begitu mendengar kata visioner? Biasanya visioner diidentikkan dengan sifat orang dewasa. Nyatanya, anak anak pun bisa menjadi visioner, tepatnya dilatih menjadi anak visioner lho Moms.

Terlebih saat ini kita berada di VUCA world, dimana persaingan ke depan akan semakin ketat dan tidak oasti. Pun kondisi pandemi seperti saat ini sebenarnya membuat kita berlatih dengan adanya ketidakpastian dan bagaimana anak & keluarga menghadapinya. Sebut saja visioner sehingga anak bisa menciptakan masa depannya sendiri.

Tidak hanya dalam kondisi pandemi namun juga jangka panjang kehidupan anak. Perlu kita ingat bahwa:
"Yang kita besarkan adalah orang dewasa di masa depan. Bukan sekadar anak-anak."


16 komentar:

Rumah Sakit Premier Jatinegara Kini Layani Drive Thru untuk Swab PCR Covid-19



Satu setengah bulan terlewati dengan momen #dirumahaja. Ya, kondisi pandemi ini membuat segala aktivitas "home based". Pandemi adalah sebuah ketidakpastian namun juga kepastian. Kepastian ia akan berakhir sebagaimana wabah-wabah sebelumnya. Namun ketidakpastian akan berakhir kapan. Meski tentunya selalu ada hikmah di balik pandemi ini.

11 komentar:

Enam Inspirasi Berbagi Kebaikan di Tengah Ketidakpastian


Suasana yang ramai dengan orang shalat berjamaah, setelahnya dilanjutkan mengaji atau sekadar berdiam diri adalah suasana yang kerap ditemui di masjid dan tak sedikit anak-anak bermain di rerumputan sekitarnya. Itulah pemandangan yang kerap aku dan keluarga kecilku jumpai di sore hari di masjid dekat tempat tinggal kami. Ya, hampir setiap sore balita kami meminta diajak bermain ke masjid, ending-nya shalat maghrib berjamaah. Tapi kini, suasana itu menjadi hal yang tidak pernah kami jumpai sebulan terakhir dan entah sampai kapan. Kalian tentu tahu mengapa, bukan?

101 komentar:

A to Z Tentang Imunisasi Anak dan Cara Melakukannya di Tengah Pandemi

A to Z Imunisasi Anak

Bicara soal imunisasi, sejak awal kelahiran Abrisham aku dan suami sudah selamat pro-vaksin. Sayangnya saat itu kami kurang paham soal imunisasi tambahan. Aku sendiri sebenarnya sempat mendapat info sedikit-sedikit dari teman sesama ibu dengan usia anak yang sama tapi saat itu pikiranku masih,
"Ah yang penting yang wajib sudah."

Nyatanya waktu demi waktu baru kusadari bahwa imunisasi tambahan, jika tidak ada halangan, sebaiknya dilakukan. Keyakinan ini bertambah setelah aku mengikuti Kelas WhatsApp bertema Imunisasi Anak. Benar-benar dikupas habis.

15 komentar: