Tiga Metode Menata Pakaian Agar Tak Ada Pakaianmu yang Terlupakan

Minimalist Lifestyle



Setelah sekian lama ngga ng-onten (bahasa apa itu? :D) seputar minimalist mom journey ala aku, akhirnya aku kembali dengan konten tersebut.

Di postingan-postinganku sebelumnya aku sering menyampaikan bahwa salah satu hal yang sangat mindful kulakukan adalah saat membeli fashion. Ya, segitu ketatnya aku ketika membeli fashion: seberapa butuh? Bisakah didapatkan dengan cara lain Selain membeli yang baru? So, di positingan ini aku mau bahas seputar fashion atau berpakaian.

Oh ya, meskipun judulnya metode berpakaian tapi aku ngga akan menjabarkn bagaimana berpakaian yang stylish, modern dan sebagainya. Because I am not a fahsion stylist 😁 Aku akan menjabarkan dari kacamataku sebagai seorang Minimalist Mom.

Pernah ngga sih kalian cenderung memakai baju yang sama hanya karena alasan suka sementara masih banyak baju pengganti lainnya?

Pernah ngga sih kalian merasa lupa pakaian mana saja yang baru-baru ini dipakai?

Misal, hari ini di rumah pakai baju kasual A. Dua hari kemudian baju itu 

Pernah terpikirkan untuk memakai pakaian secara bergantian? Atau kalian tipe yang pakai sesukanya?

Tentunya ada lebih dari satu pakaian yang kita miliki di lemari. Pakaian yang kumaksud disini adalah atasan, bawahan, dress sampai aksesori seperti kaus kaki, dalaman jilbab dan underwear.

Bagaimana sih supaya semua pakaian yang kita miliki bisa terpakai dengan maksimal dan tak ada yang terlupakan?

Ini dia metode berpakaian agar tak ada yang terlupakan ala aku.

Disclaimer: 

Sebelum menerapkan metode ini kalian harus sudah tuntas dengan kegiatan decluttering isi lemari. Artinya semua yang menghuni lemari kalian hanyalah yang benar-benar sudah terpilah dan dibutuhkan karena bermanfaat, bukan sekadar spark joy (bikin bahagia).


1. Drawer Rotation Method (Metode Rotasi Isi Laci/Lemari)

Metode ini dipopulerkan oleh blog "Minimise With Me". Caranya, untuk pakaian yang disusun secara horizontal dari bawah ke atas, setelah pakaian dicuci dan dilipat, letakkan pakaian paling baru di paling bawah. Sementara, jika pakaian disusun secara vertikal dari belakang ke depan, letakkan pakaian paling baru di paling belakang.

Menata Pakaian
(sumber: Unsplash)


Ya, semakin ke atas/depan posisi pakaian semakin "sudah lama tak tersentuh". Artinya, sudah saatnya memakai pakaian yang paling depan/paling atas. Dengan begitu tidak ada lagi kebingungan "mana ya yang belum dipakai?".

Aku pribadi menerapkan metode ini sejak awal menikah, sekitar empat tahun yang lalu, khususnya untuk drawer anak dan suami. Namun honestly baru-baru ini aku tahu nama metodenya.


2. The Backwards Hanger Method (Metode Gantungan Terbalik)

Metode ini dipopulerkan oleh Oprah Winfrey. Jika metode drawer rotation berlaku untuk pakaian dilipat, nah metode ini untuk pakaian digantung. Caranya, ketika pakaian selesai dicuci dan masuk lemari, gantunglah dengan posisi kepala gantungan mengarah ke luar. Kalian akan menemukan ada dua jenis model menggantung: kepala menghadap ke dalam untuk pakaian lama dan kepala menghadap ke luar untuk pakaian baru. Ini lebih untuk membedakan mana pakaian yang baru dipakai dan "sudah lama tak tersentuh".

Tambahan dari aku, biasanya aku letakkan sesuai urutannya juga. Jadi semakin ke kanan semakin paling baru.


3. Don't Hang The New

Sebenarnya ini adalah metode buat-buatanku aja :D Metode ini sama seperti nomor dua, berlaku untuk pakaian yang digantung. Caranya?

Untuk baju yang baru selesai dicuci dan diseterika, jangan langsung digantung melainkan dilipat saja. Lama kelamaan kamu akan melihat isi rak gantungmu hanya mereka yang lama tak tersentuh olehmu. Yes, it's time to wear them!

Pakaian
(sumber: Unsplash)

Tambahan dariku, saat dilipat pun kalian bisa menggunakan metode drawer rotation.


Disclaimer lagi, metode ini mungkin bersifat kondisional dan tidak berlaku pada semua pakaian. Misal jika kalian hanya punya satu pakaian olahraga, ya tentunya setiap kali berolahraga hanya pakaian itu yang jadi pilihan. 

Meskipun di bagian disclaimer aku katakan metode ini sebaiknya dilakukan ketika sudah selesai decluttering, tapi ketiga metode di atas juga bisa diterapkan untuk decluttering lho!

Semakin pakaian itu tidak terpakai, bisa mengindikasikan pakaian tersebut saatnya kamu lepaskan. Ingat, melepasnya dengan cara bijak ya, misal mendonasikannya pada lembaga/orang yang tepat atau menjualnya di garage sale.


Alasan Menerapkan Ketiga Metode Tersebut 

Ketikamelakukan suatu hal, harus ada alasan yang melatarbelakangi. Pun aku ketika melakukan metode di atas. Pada dasarnya Aku punya tiga alasan yang menjadi motivasiku agar bisa konsisten, antara lain:

  • Semua pakaian terpakai secara maksimal, tidak ada yang terlupakan. Dilupakan itu ngga enak banget, 'kan? :(
  • Pakaian yang sama tidak terlalu sering dicuci. Semakin sering pakaian dicuci, mengakibatkan warna pakaian bisa semakin pudar
  • Bagi Muslim, ini berkaitan dengan hisab kelak "Apakah pakaianmu bermanfaat untukmu?Untuk apa pakaianmu, kamu gunakan?"

Yuk manfaatkan pakaianmu secara maksimal dengan metode minimalis berpakaian!

38 komentar:

  1. Management penyimpanan pakaian yang bermanfaat untuk penggunaan pakaian. Terima kasih , sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  2. Sejujurnya selama ini Saya kalau pilih baju beneran sesuka hati alias mood. Ga pernah pakai metode. Cuman tulisan ini membuat berpikir wah iya Juga ya. Banyak baju yg ga kepakai. Boleh dicoba nih metodenya

    BalasHapus
  3. Aku paling berantakan kalau ambil baju di lemari. Sayang sayang udah disetrika jd lecek lagi deh ya. Makasih tipsnya ya 😘

    BalasHapus
  4. Dilupakan itu ngga enak banget, 'kan? :(

    Iya benar sih.


    Dan yang terakhir itu yang jleb .... makasih sudah mengingatkan, Mbak.

    BalasHapus
  5. Saya termasuk tipikal orang yang selalu ambil baju dari atas, jadi kalau baju yg baru dicuci langsung ditaruh di atas, ya yang di bagian bawah pun bakal tidak akan tersentuh, kecuali memang lg pengen dipakai.

    Jadi metode no 1 itu memang harus saya lakukan biar bajunya gak berkesan cuci kering pakai. Hehehehe..

    BalasHapus
  6. Kalau aku alhamdulillah semakin kesini pakaiannya itu itu aja mom, karena masih menyusui, jd sementara waktu baju non busui aku simpan ditempat lain. Kangen rasanya ga pakai baju busui 😄

    BalasHapus
  7. Ternyata banyak juga cara menata pakaian ya, nanti saya cobain ah. Saya biasa sukanya ngelempar sana sini doank haha.

    BalasHapus
  8. Mba Evi terima kasih banyak sering berbagi hal bermanfaat untuk minimalis, saya sangat butuh banget buat konsisten melakukannya karena saya tipe yang gak suka banyak barang dan bisa konsen ketika rumah plong :)

    BalasHapus
  9. Saya malah selama ini seringnya kalau habis lipat baju, selalu numpuk langsung saja tidak dibuat ke bawah. Tapi, memang untuk yang baju kerja selalu diurutkan sih di hanger selama semingg.

    BalasHapus
  10. Aku hrs ngelakuin ini kayaknya :p. Pakaian2 di lemari udah banyak yg aku sisihin yg ga kepake, ato kasih ke orang2 yg butuh. Tp teteeep ia pakaian yg dipake itu2 lagi hahahaha. Sbnrnya aku pengen ga terlalu banyak pakaian supaya ga pusing mba. Toh aku ga kerja, jd otomatis baju ya itu2 aja. Tp ttp aja kliatannya msh banyak baju ga kesentuh. Aku coba pilih2 lagi, dan yg tersisa aku terapin cara ini deh :D

    BalasHapus
  11. Hai mbak evi, aku juga lagi nyoba juga nih tips yang nomer ketiga. Karena di rumah aja jadi sayang kan kalo baju2nya formal nggak dipake. Jadi kalo siang jadwalku pake baju formal sekalian kerjaan di depan laptop biar lebih semangat juga, hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mbak. Just call me Visya, hehe

      Waah semangaaatt Mbak!

      Hapus
  12. semua ini sesuatu yang baru buat aku mbak visya..kerasa bgt yang dipake ituitu aja karena setiap make yang tumpukan atas doang. malah kadang belum ditumpuk udh dipake abis dijemur...ah bismillah cicil dipraktekin

    BalasHapus
  13. Baru tau yang metode digantung, arahnya ke luar sbg pembeda. thank you mb Visya

    BalasHapus
  14. Wah ide bagus, pakaian baru jangan digantung atau aku akan cuci kering pakai yg baru aja terus. Hahahaha.. dasar aku

    BalasHapus
  15. Aku selalu ngelakuin di poin ke dua. Biar ngebedain, jadi semua baju bisa kepakek. Dan lebih rapi susunannya

    BalasHapus
  16. Nah bener juga ya yang metode Drawer Rotation, pakaian yang paling lama taruh di atas. Kalo saya malah kadang yang baru dilipat ya timpa aja dengan yang lama, jadi wajar selama ini pakaian lama malah jarang ke pakek😅

    BalasHapus
  17. Waahh metode Drawer Rotation layak aku coba nih. Emang bener ya kita keseringan lipat baju baru dicuci di paling atas, jadi yg lama terlupakan

    BalasHapus
  18. Ya ampun aku jadi kepikiran, banyak banget baju yang sudah dipakai. Sepertinya mau coba aku kasihin aja. Dan disimpan yang memang sering dipakai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuuuk teh. Bisa didonasikan ke waste4change.

      Hapus
  19. kadang hati ini berat mau menyingkirkan baju yang udah ga pernah di pake lagi, sampe lemariku ga muat, bingung dah hahahaha
    kalo lagi males banget yampun tampilan penataan lemariku berantakan mbak, kayaknya kok susah bener mau rapi terus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya tiap orang mengalami fase ini Mbak, akupun haha. Semoga bs lebih kuat lagi niatnya :)

      Hapus