Ads 468x60px

Selasa, 12 Februari 2019

Tujuh Tips Capai Resolusi Keluarga Terurus Bisnis Jalan Terus



"Aku tuh ga bisa bisnis!"
"Bisnis? Jualan? No way! Aku kan pemalu."


Kalimat-kalimat di atas adalah sederatan alibi yang saya lontarkan ketika orang-orang terdekat saya menyemangati saya untuk membangun bisnis produksi kue. Saat itu saya baru duduk di tahun pertama bangku SMA.

Ya, saya memang hobi membuat kue. Tapi saya juga pemalu. Alasan-alasan itu seolah menjadi blokade yang sulit diberontak.
Hingga akhirnya dinding itu terbangun...


Di tahun 2009 saya mulai memberanikan diri memproduksi kue buatan sendiri. Kuberi nama bisnis itu Birupink Cakestory. Bisnis berjalan selama dua tahun hingga akhirnya saya lulus SMA. Tapi.. masuk ke dunia perkuliahan, kesibukan bertambah, waktu memproduksi kue jauh berkurang.

Yang awalnya sehari mampu menjual puluhan piece kue basah, kini hanya mampu menitipkan di satu toko teman di sebuah mall. Perlahan tapi pasti bisnis saya berhenti total. Saya lupa passion saya untuk berbisnis.

Akhirnya Aku Bangkit Kembali
September 2016 saya resmi menjadi seorang istri, sebuah predikat baru yang membuat saya sebulan kemudian diamanahi kehamilan. Saya mencoba bisnis kembali, kali ini menjadi reseller minuman dan snack. Melihat hasil yang tak sesuai impian, saya yang memang masih bermental tempe pun perlahan mundur teratur.

Hingga akhirnya di bulan Juli 2017 saya melahirkan. Di saat itulah suami mengajak saya berbisnis buku.

"Ah, apa bisa? Nanti gagal lagi?"

Suami menguatkan dan akhirnya sayaambil bisnis reseller buku. Hasilnya? Penjualan buku pre order saya sangat memuaskan. Fixed, saya membangun bisnis Birupink Bookstore.


Ah kemudian saya merasa inilah pintu rezeki yang sesuai dengan passion saya. Ya, saya memiliki ketertarikan di dunia literasi, membaca dan menulis yang tentunya ngga jauh-jauh dari buku. Pun saya memiliki ketertarikan di dunia parenting dan pendidikan yang membuat niche toko buku saya berfokus pada tema tersebut.

Resolusi Bisnis Di Tahun 2019: Keluarga Terurus, Bisnis Jalan Terus
Kini, hampir dua tahun sudah bisnis berjalan. Ratusan buku sudah saya kirimkan ke seluruh penjuru Indonesia. Suka duka berbisnis telah saya sesapi. Mulai dari hampir kerugian uang jutaan rupiah, menghadapi beragam karakter pembeli, diapresiasi, dicomplain, ditipu dan lain sebagainya. Saya jadikan itu sebuah pembelajaran.


Menjadi seorang pebisnis sekaligus ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Saya harus mampu menyeimbangkan kehidupan bisnis tanpa mengabaikan keluarga. Saya harus mengorbankan malam hari untuk meng-unboxing buku, mengepak dan mengirimkan ke ekspedisi. Saya harus mampu merespon orderan tanpa anak merasa terabaikan.

Berat? I dont feel that. Sebab inilah passion saya, dunia buku dan literasi.

Tahun baru identik dengan semangat dan mimpi baru. Begitu juga dengan saya sebagai seorang pebisnis sekaligus istri dan ibu rumah tangga.

"Apa resolusi bisnis 2019 mu?"


Jika ditanya demikian, saya akan dengan mantap menjawab: keluarga terurus, bisnis jalan terus.

"Bagainana tips mencapai resolusi bisnis 2019 keluarga terurus usaha jalan terus?"

1. Luruskan niat
Kelihatannya klise ya, tapi meaningful dan worked lho. Di awal sebaiknya kita luruskan niat bahwa tujuan berbisnis bukan sekadar memperkaya diri melainkan mengembangkan passion, membantu keluarga dan orang sekitar.


2. Membuat Perencanaan & Jadwal
Sejak kuliah saya terbiasa membuat jadwal bulanan, mingguan bahkan harian tentang apa yang akan saya lakukan. Simple saja, saya tipe pelupa. Nah, kalau lupa, 'kan tinggal lihat catatan :D


Membuat perencanaan yang saya maksud adalah target kapan restocking, penerbit yang akan diajakan bekerjasama.

3. Management Keuangan Keluarga dan Bisnis
Teringat di awal merintis toko buku, saya hampir rugi jutaan rupiah lantaran langsung mengiyakan transfer-an dari pembeli tanpa mengecek mutasi rekening. Pun saya sempat kelabakan sendiri melihat neeaca keuangan bisnis dan keluarga yang tercampur. Penting bagi seorang pebisnis sekaligus istri untuk membedakan rekening keluarga dan usaha. Tentu kita tidak ingin keuangan keluarga habis untuk nombokin usaha ataupun sebaliknya bukan?


4. Memaksimalkan Jam Tidur Anak
Seorang ibu rumah tangga terlebih yang memiliki anak usia bayi atau balita tentu tak bisa sesuka hati berkutat pada bisnisnya. Selagi anak terjaga, tugas utamanya adalah menjadi teman main anak. Maka tak ada pilihan lain selain memaksimalkan jam tidur panjang anak di malam hari sebagai waktu bergerilya dalam bisnis.


5. Jaga Kesehatan Diri
Meskipun harus mengorbankan jam tidur sendiri bukan berarti ibu rumah tangga harus melupakan kesehatan diri. 

"Ibu tidak boleh sakit."

Barangkali ada yang menganggap itu kalimat ekstrem sekaligus warning untuk menjaga kesehatan diri. Jaga pola makan dan nutrisi makanan, menjaga kesehatan mental dan tidak begadang berlebihan adalah cara mudah menjaga kesehatan.


6. Membangun Relasi
Membangun networking atau relasi penting bagi seorang pebisnis. Tak hanya sebagai upaya mempromosikan dagangan, melainkan juga sarana sharing dan mencari inspirasi.


7. Never Ending Learning
Seorang ibu rumah tangga sekaligus pebisnis harus mau untuk terus belajar dan belajar tentang bagaimana teknik marketing yang baik, financial planning dan lain sebagainya. Jangan pernah merasa puas xslsm menuntut ilmu karena ilmu akan terus berkembang seumur hidup.


"Ah bisnis itu sulit? Nyari suplier, ngurus ini itu!"

Eits sekarang jualan ngga hanya mouth to mouth atau tatap muka, digital marketing membuat kita bisa berjualan melalui marketplace bahkan tanpa menyetok barang sekalipun.

Salah satu caranya dengan Ralali.com

Tentang Ralali

Ralali.com adalah tempat belanja grosir online sekaligus solusi bagi siapapun yang ingin memulai usaha ataupun pelaku usaha dalam menyuplai beragam kebutuhan usaha secara mudah dari berbagai supplier terpercaya.
"Apa produk apa saja sih?"

Banyak! Produk untuk usaha kuliner, kebutuhan kantor, konstruksi & arsitektur, otomotif, dan berbagai kategori usaha lainya tersedia dan dapat disuplai dengan dengan mudah melalui Ralali.com.
#IniSaatnya Tau Ralali.com, yang membuat Bisnis Itu Gampang. Yuk wujudkan Resolusi Bisnis di tahun 2019!

So, siapa bilang bisnis itu sulit?

Jika ketujuh tips di atas mampu kita lakukan dengan baik dan konsisten niscaya resolusi keluarga terurus, bisnis jalan terus akan tercapai. Jangan lupa meminta dukungan dan doa dari suami, anak dan orangtua karena usaha tanpa doa adalah nol besar.

Saya pribadi masih dan akan terus berusaha mencapai resolusi bisnis 2019 ala saya. Doakan saya dan Birupink Bookstore ya! :)

0 comments:

Posting Komentar

 

Mathematics is...

"Matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan dan teori bilangan adalah ratunya Matematika."
-Gauss, a mathematician-

I Have A Dream...

Jika kamu memiliki mimpi, maka tuliskanlah, tempelkanlah di tempat strategis dan berikhtiarlah! Man Jadda Wa Jadaa! Mestakung!