Ads 468x60px

Senin, 02 Juni 2014

From Jakarta to Kuala Lumpur to Perlis, Malaysia. (1st and 2nd Day)





Introduction:
Bulan November 2013 aku bersama 2 orang kakak kelasku di FMIPA mengikuti science project di sebuah kompetisi nasional bergengsi. Alhamdulillah dapat juara favorit. Tidak puas sampai disitu, aku pun iseng mengirimkan abstrak produk kami ke sebuah lomba produk inovasi internasional.
Dua minggu kemudian diberitahu bahwa abstrak kami lolos dan harus pameran tanggal 9-14 April 2014.Tahukan kamu dimana?
Di Perlis, Malaysia!! I was going abroad!



Rabu, 9 April 2014
It's time to go!
Alhamdulillah tiket PP sudah ada. Rencana berangkat hari itu pukul 12.30. Berhubung pas banget sama Pemilu, yawis nyoblos dulu. Kupikir ga ngantri, ga taunyaaa.. Alhasil jam 12.15 aku baru tiba di terminal 2D Bandara Soetta, membuat Kak Wahyu panik banget. Lebih lebih kak Ani yang pas datang jam 12.20. Haha. Ampun, kakak!



Ga berhenti sampai disitu. Kita sempat kesulitan mencari ruang tunggu pesawat kita. Hingga tiba-tiba..
"Panggilan terakhir untuk pesawat ***.."
Huaaa itu pesawat kami! Alhamdulillah tepat waktu.. Langsunglah kami duduk. Sayang sekali kita duduk terpisah. Aku sama Kak Fitri di bagian belakang, Kak Prima di bagian depan. L Tak apalah.
Masya Allah, untuk kedua kalinya aku naik pesawat! Yeay~ kali ini lumayan kece pesawatnya ada TV nya, lumayanlah. Perjalanan memakan waktu 2 jam, melewati Sumatera bro!

Goodbye for a while, Indonesia!
16.15 Malaysian time, kamipun tiba. Kata Kak Andi selaku guide kami, langsung naik KLIA Express (Kuala Lumpur International Airport), itu lho model monorail. Biar cepet katanya soalnya jam 5 harus lanjut ke Perlis.
Oia acara kita di Universiti Malaysia Perlis, Perlis. Ada dua rute kalo ke Perlis. Jakarta-Kuala Lumpur via pesawat, lanjut Kuala Lumpur-Perlis via bus 8 jam. Atau Jakarta-Penang via pesawat, Penang-Perlis via bus 2 jam. We choose the first one.
Oke naik KLIA seharga 35ringgit alis Rp105.000 hanya dalam waktu 30 menit ke KL Sentral! KL Sentral itu kayak mall gitu deh, mall gaul (?). Pas disana ternyata masih nunggu tim dari UGM~ Oh ya ada 9 tim perwakilan Indonesia terdiri dari 1 tim UNJ, 1 tim UGM, 2 tim Unesa, 2 tim UB, 1 tim Halu Oleo, 1 tim SMA 38. Nah yang pake jalur 1 itu cuma UNJ dan UGM, sisanya jalur cepat yang lebih mahal.

KLIA tampak depan

KLIA tampak dalam


Ok sekitar jam 7 malam kita naik LRT, itu lho kayak kereta dalam kota, ke Masjid Jameek.

LRT tampak dalam
 Wiiih kalo di Jakarta Masjid Jameek tuh kayak Masjid Istiqlal, mewah dan besar euy! Sholat dulu, narsis dikit, trus lanjut ke terminal bus Puduraya jalan kaki bro!

In front of Masjid Jameek

Dapatkah kau bayangkan? Bawa barang bawaan bejubel, jalan kaki sekitar 1,5 KM dari Masjid Jameek ke Puduraya melewati jalanan protokol KL? Masya Allah perjuangan banget! Hingga akhirnya tiba juga di Puduraya. Istirahat sebentar, narik nafas. Kak Andi dan Fikri beli tiket. Aku baru nyadar hapeku mati dari pas di Masjid Jameek tadi dan ga ada tempat ngecharge. Okelah gapapa, nanti aja.
Dapat tiket seharga RM32, busnya baru jalan jam 22.00, sekarang masih jam 19.30. Oke next destination: Menara Kembar Petronas! Dan..haphaphap, masih dengan barang bawaan bejubel kali ini kami naik LRT ke (duh lupa nama haltenya). Nah sesampainya disana kita ga langsung sampe melainkan malah diajak masuk mall sama Kak Andi -_-
"Kak, petronasnya mana?" kataku yang mulai kelelahan.
"Dimana ya?" kak Andi berkata penuh misteri. Lalu mengajak kami jalan, keluar mall.
"Jengjeng, coba lihat belakang kalian!"
Daaan.. Menara Kembar di belakang kita!  Air mancur warna warni diiringi instrumen musik di hadapan kami. Wah indahnyaaa.. Langsung deh narsis dengan bendera Science Club dan FMIPA! Bangga abis deh bisa membawa nama UNJ kesini.. Alhamdulillah..

Setelah puas menikmati keindahan dan bernarsis ria, waktu sudah menunjukkan pukul 21:00 saatnya kembali ke terminal. Alhamdulillah tiba di terminal pukul 21:30, dan langsung naik ke bus. Widih busnya kece banget! Adem deh, haha. Ok jadi disinilah kami akan menghabiskan waktu selama 8 jam ke depan. Anwa hari ini berwarna banget, nyobaik berbagai moda transportasi di KL, ke Masjid Jameek, bernarsis di depan Menara Kembar dan lain-lain.
See you tomorrow, guys!

Kamis, 10 April 2014
Good morning, Malaysia! Hoahm, tidurku semalam sepertinya nyenyak sekali meski hanya dalam bus. Oke jadi di jam 6.00 tetiba kami dipindahbus ke bus di belakang. Entah kenapa. Baiklah kami berpindah. Pukul 8.00 barulah kami tiba di terminal di Perlis. Waah ada double dekker, hihi. Disini kami dijemput oleh panitia dari UniMAP dengan minibus. Kami dibawa langsung ke asrama. Check in daaan..tepar! Haha. Oia di asrama ini modelnya kayak apartemen jadi setiap kamar apartemen disebutnya rumah karena di satu rumah ada 4 kamar. Aku bersama Kak Fitri berdua aja disini, hmm sepi banget.. Kami langsung beberes. Oia dari jendela kami bisa melihat pemandangan bukit nan indah lho!

Our Room


Kata panitia nanti sore kita jalan-jalan, nah sambil nunggu akhirnya kita beres-beres perlengkapan stand. Sholat trus ketiduran. Bangun-bangun langsung ke bawah, siap-siap jalan-jalan, yuhuuu! Dengan mengendarai bus UniMAP kita mulai meluncur! Mau kemana kita?
Di depan 1 Malaysia~

Yippie disinilah kita, di Kuala Perlis, semodel alun-alun gitu. Kita diberi kebebasan untuk jalan-jalan dan kumpul lagi jam 6 sore. Tim UNJ dan UGM mulai mencoba kuliner khas sana yakni nasi khandar mirip nasi kebuli gitu yang jualan orang India gitu. Porsinya banyak abis deh. Harganya sekitar 8-14ribu rupiah. Kenyang, alhamdulillah, lanjut jalan lagi. Foto-foto di manapun yang menarik, haha.

Ini contoh Nasi Khandar~

Agak sorean dikit, mampir ke supermarket, niat cari oleh-oleh cuma nemu coklat, hehe. Trus nyobain es krim khas sana, ga lupa rujak khas sana. Kita juga sempat nemuin nama-nama tempat yang agak 'beda' dengan bahasa kita. Seperti Jasa Penulis Rayuan, Persetubuhan, hihi.

 Wiiih puaslah pokoknya sampe akhirnya harus pulanglah kita..
Sesampainya di asrama kita briefing dulu plus ta'arufan sesama perwakilan Indonesia. Kece banget nih anak SMA~ Dijelaskan teknis acara dan lain-lain. Oke karena udah pada capek, baliklah ke rumah. Waaah ternyata kamar kita nambah 3 penghuni yakni 2 orang mahasiswi dari Johor dan dosen pembimbing mereka. Agak canggung awalnya ngobrol bareng orang Malaysia asli, takut salah bahasa meski sama Melayu, haha.

Sekitar jam 21.00 aku dan Kak Fitri turun ke bawah, mau diskusi sama Kak Prima. Tapi cuma sebentar soalnya udah pada kelelahan secara baru sampe Perlis,hehe. Serunya hari ini adalah mengeksplor sebagian negeri Perlis. Alhamdulillah.. Hmm besok ada apa ya? Yuk dibaca yuk..

7 comments:

  1. kebetulan saya juga ada acara ke UNIMAP april nanti..
    emm, kan saya niatnya naik lion air dari jkt, itu turun di bandara LKIA1 ato LKIA2?
    Terus biar gampang ek UNIMAP saya harus naik apa aja dan kira" berapa aja harga tiket perjalanannya?
    terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bandara KLIA hanya ada satu, setahu saya.
      Ada dua rute kalo ke Perlis. Jakarta-Kuala Lumpur via pesawat, lanjut Kuala Lumpur-Perlis via bus 8 jam. Atau Jakarta-Penang via pesawat, Penang-Perlis via bus 2 jam.

      Saya pilih jalur Kuala Lumpur, naik KLIA Express (ini karena memburu waktu tapi kalo lagi ga buru2 bisa naik monorel) ke KL Sentral.
      Dari KL Sentral saya naik LRT ke Masjid Jameek (karena mau menikmati Masjid Jameek dulu) lalu jalan kaki ke terminal Puduraya.

      Dari terminal Puduraya naik bus ke Perlis selama 8 jam.

      Tiket pesawat saya dapat 1,1 juta Jakarta-Kuala Lumpur-Jakarta.
      KLIA Express 35ringgit (IDR 105.000)
      LRT (lupa berapa, yg jelas jauh jauh lebih murah dari KLIA Express)
      Bus Puduraya-Perlis sekitar 35ringgit juga.

      Maaf ini dengan siapa?

      Hapus
    2. Saya Burhan dari Undip..
      Salam kenal ya...hehe

      emm..misal saya sampe malaysia jam 12.05 WIB atau 13.05 waktu setempat, enaknya saya kemana dulu yaa?
      soalnya kalau ngejar bus di pudurayanya terlalu mepet kan untuk bisa sampe jam 13.30...hhe

      dari bandara katanya ada bus ke puduraya, bner ngga?
      terus kalo bus dari puduraya ke perlis itu turunya dimana?
      masyarakatnya masih pake bahasa melayu kan?
      terus kalian di UNIMAP ada acara apa?
      I-ENVEX 2014 kah?
      *maaf ya tanya" mulu...hehe

      Hapus
  2. Iya seingat saya waktu pulangnya saya naik bus dari Puduraya ke KLIA airport.

    Iya i-Envex. Sama juga?

    Dari Puduraya ke Perlis, saya lupa nama tempat turunnya, tapi coba koordinasi sama panitia aja baiknya turun dimana. Saya waktu itu dijenput sama bus kampus UniMap dari tempat turun itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya ikut i-Envex ..
      Oke..oke..makasih infonya..hehe..
      Ehh ya dulu biaya pendaftarannya brp?

      Hapus
    2. Mohon maaf saya baru membalas, Mas Burhan. Seingat saya 350dollar.

      Hapus
  3. waah nanti kita ketemu ya mas burhan di Unimap, kebetulan saya ikut I-ENVEX juga :-)

    BalasHapus

 

Mathematics is...

"Matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan dan teori bilangan adalah ratunya Matematika."
-Gauss, a mathematician-

I Have A Dream...

Jika kamu memiliki mimpi, maka tuliskanlah, tempelkanlah di tempat strategis dan berikhtiarlah! Man Jadda Wa Jadaa! Mestakung!