Ads 468x60px

Rabu, 24 April 2019

Kombinasi Imunisasi Lengkap dan Nutrisi Seimbang Untuk Generasi Sehat


Disuntik? NGGA MAU!

Sewaktu duduk di bangku SD saya paling ANTI pati sama yang namanya kegiatan vaksinasi. Saya pernah kabur ke masjid sekolah demi menghindari para petugas medis 's mengerikan' itu. Tentu saja karena saya belum paham dan belum pernah diberitahu manfaat dari imunisasi.

Ternyata begitupun dengan anak saya. Menjalani serangkaian kegiatan imunisasi, cukup membekas di otaknya. 

"Icham habis disuntik? Mana yang sakit?
"Nnih." ia menunjuk ke tangannya.


Untunglah saya tetap memperjuangkan imunisasi dasar lengkap walau saya ngga paham-paham banget manfaatnya.  Duh ketahuan ikit-ikutan. di usia 1.5 tahun kini, Icham sudah lulus imunisasi.  Tinggal imunisasi pengulangan saat SD nanti. Bagiku imunisasi adl salah satu ikhtiar menjaga anak dr beragam penyakit menular dan mematikan.

Eits tapi saya ngga nyesel!  Ternyata ikut-ikutan saya bermanfaat lho.  Ini baru saya sadari ketika hadir di acara tempo hari.


Dalam rangka menyambut Pekan Imunisasi Dunia,  Pengurus Pusat Ikatan Dokter Indonesia bersama PT Nestlé ini mengadakan sharing session "Imunisasi Lengkap dan NUTRISI Tepat untuk Mendukung Indonesia Sehat" bersama:
👤  Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi, Sekretaris Satgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Indonesia 
👤 dr. Yoga Devaera, SpA(K), UKK Nutrisi dan Penyakit- Metabolik – PP IDAI  
👤Dr. dr. Ray Basrowi, MKK, Head of Medical & Nutrition Service Department, Nestlé Indonesia


Sayangnya masih ada lebih dari 19 juta anak di dunia tidak divaksinasi atau tdk lengkap vaksinasinya. Sementara di Indonesia sendiri,  berdasarkan data Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, cakupan imunisasi dasar bayi 0-11 bulan pada 2017 mencapai 92%. Sebuah hasil yang disukai tapi harus tetap ditingkatkan

Di Indonesia sendiri,  imunisasi dasar diganti pemerintah,  terdiri dari hepatitis B,  Pilih,  BCC,  MRT dan pentavalent (DPT,  HB,  HiB).  Jadi ngga ada alasan untuk ngga imunisasi ya.

"Pemerintah Indonesia saat ini baru bisa mengkaver imunisasi lengkap,  bukan berarti yang tambahan tidak wajib dilakukan. Sebaiknya dilakukan untuk mencegah penyakit berbahaya lainnya." ungkap Prof dr. Soedjatmiko. 

Kenapa Harus Imunisasi?
Jika Moms masih ragu untuk memvaksin anak, berikut aku paparan beberapa alasan tentang pentingnya imunisasi. 
💙upaya meningkatkan kekebalan tubuh anak
💙upaya mencegah penyakit menular dan mematikan pada anak
💙imunisasi terbukti telah menyelamatkan jutaan nyawa (sumber:IDAI.or.id)

Lantas,  apa saja sih vaksin yang harus diberikan pada anak?  Tentu semua tergantung usianya. Berikut daftar vaksin yang harus diberikan pada anak sesuai usianya.


Oh ya di acara ini ada Immunization Wall,  sebuah papan berisi esejarah,  jenis hingga bagaimana vaksin bekerja.








MPASI  Pelengkap Imunisasi
Imunisasi lengkap saja  belum cukup ,  namun harus diberikan pemberian ASI eksklusif yang dilanjutkan hingga dua tahun dan pemberian nutrisi seimbang. Nutrisi berkaitan dengan MPASI.

Berbicara soal MPASI, sejak anak berusia 6 bulan,  wajib diberikan makanan pendamping ASI. Semua bahan makanan dapat mulai diberikan,  jadi tidak harus menu buah yang disajikan di pekan pertama. Yang terpenting orangtua harus memahami perbedaan tekstur.
Berikut tekstur MPASI sesuai usia anak.

"Anak yang kekurangan nutrisi berpotensi mengalami penurunan kemampuan kognitif dan rentan terinfeksi penyakit menular." ungkap dr. Yoga Devaera.

Tanya Jawab Soal Imunisasi dan MPASI
Apakah madu diperbolehkan untuk anak yang sedang MPASI? Bagaimana dengan pemakaian gula dan garam? 
Madu  tidak direkomendasikan untuk anak kurang dari 1 tahun karena menyebabkan suatu penyakit. 
Hindari makanan terlalu manis dan garam terlalu banyak. Jus buah apalagi ditambah gula tidak dianjurkan.

Apakah porsi makan setiap anak  ringan usia yang sama harus sama atau bagaimana?
Perhatikan responsive feeding, suatu kondisi atau respon anak terhadap makan atau setiap sesi makan. Jika anak sedang mau makan banyak,  boleh diberikan lebih.  Jika ia sedang tidak mau makan banyak,  tidak boleh dipaksa.

Bagaimana jika setiap sesi makan,  porsi makan anak yang dihabiskan selalu sedikit?
Kalau makannya memang biasanya sedikit,  cara mensiasatinya, kandungannya harus dipadatkan. Tambahkan mentega dan atau minyak,  masuknya harus matang betul,  higienis. Ini akan meningkatkan jumlah kalori.

Sebenarnya apa manfaat  dari zat seng atau zync? Bagaimana cara memenuhinya? 
Jika kita mengkonsumsi daging merah,  otomatis zat sync akan terpenuhi.  Perlu diingat, tidak ada makanan yang hanya mengandung satu jenis mikronutrien. Itu keuntungan pakai bahan alami utk MPASI.

Apakah anak wajib diberi suplemen zat besi? 
Suplemen disarankan untuk anak dengan resiko defisiensi zat besi (lahir prematur,  lahir dari ibu yang anemia, dsb). Cara mengetahui anak defisiensi atau tidak,  melalui cek lab.
Ini penting, Jika pun defisiensi bisa langsung ditelaah dan diperbaiki. INGAT, ketika anak sudah usia besar sudah tidak bisa direkoreksi atau  kilas balik.

Cerelac: Makanan Pendamping MPASI Terfotrifikasi
PT Nestle melalui produk Cerelac berinovasi menciptakan produk makanan pendamping MPASI yang telah terfotrifikasi. Wah apa tuh tefotrifikasi?




Pesan Untuk Para Orangtua
Last but not least, aku share beberapa point berisi penting untuk para parents:
💙pemberian imunisasi lengkap harus dibarengi dengan asupan nutrisi lengkap dan seimbang
💙orangtua hendaknya selalu memberikan makanan sesuai usia dan kebutuhan anak,  dimulai dengan memberikan ASI sejak lahir dan MPASI sejak usia 6 bulan-2th
💙jika imunisasi ada yg terlepas,  segera lengkapi,  jika tidak anak mudah tertukar penyakit,  cacat bahkan meninggal
💙jika imunisasi bayi dan balita sdh lengkap,  lanjutkan di usia sekolah dan remaja

So, Moms,  apakah ananda sudah diimunisasi? Lets immunate our children 💉
#mamamyuk
#MPASI
@sahabatnestle


20 comments:

  1. Alhamdulillah anak2 ku semuanya lengkap imunisasi, sedih rasanya kalau ketemu ibu2 yang antivaks :(

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah saya selalu patuh pada anjuran pemerintah, kedua anak saya sudah mendapatkan imunisasi lengkap :)

    BalasHapus
  3. Bicara soal MPASI, aku sempat nyesel krn srg dikasi bubur instan malah gaak encer. Tyt justru harusnya sudah lumat ya.

    Ilmu kaya gini penting diketahui ibuibu pleeuuus soal vaksinasi yang juga harus melek demi kesehatan anak-anak kita.

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah kita bukan termasuk ke dalam golongan antivax ya mom wkeeekeeeke.... Anak-anak harus diberikan imunisasi dasar lengkap semuanya. Karena penyakit sekarang ini tambah macam-macam aja.

    BalasHapus
  5. baru aja senin lalu aku imunisasi si bungsu bismillah ikhtiar ya mba :) soalna anak pertamaku ga imunisasi dan aku menyesalinya hingga si sulung kena pneumonia juga :(

    BalasHapus
  6. Suka gregetan sama orang tua yang menolak anaknya mau diimunisasi. Berbagai dalil keluar. Giliran anaknya sakit, berobat kesananya menggeritu, biaya berobat mahal, dll...

    Semoga semua anak Indonesia mendapatkan seluruh hak nya termasuk imunisasi ini

    BalasHapus
  7. Saya termasuk anak yang tidak lengkap imunisasinya :D tapi tidak untuk anak-anak saya mereka Alhamdulillah sudah lulus imunisasi wajibnya :)

    BalasHapus
  8. Aku bingung kenapa masih ada yang gak mau anakny diimunisasi. Padahal imunisasi itu penting. Bukan cuma buat anaknya, tapi buat anak orang juga. Semoga makin banyak yang sadar kalau imunisasi itu penting

    BalasHapus
  9. Imunisasi emang kunci buat menjaga kekebalan tubuh anak ya kak evi, anak aku dua duanya diusahakan imunisasi lengkap bahkan lanjutan

    BalasHapus
  10. Anak anak aku alhamdulillah imunisasi mba hanya yg bungsu tdk. Sebab masih agak pro kontra saja sih. Tapi aku setuju, imunisasi perlu banget dibarengi dgn nutrisi serta gizi makanan yg baik

    BalasHapus
  11. Selalu tertarik dengan masalah imunisasi ini dan mendukung sepenuhnya program ini. Demi generasi mendatang yang sehat, cerdas dan terhindar dari penyakit berbahaya

    BalasHapus
  12. Saya selalu ikut program pemerintah, alhamdulillah kedua anak saya sudah dapat imunisasi semua.

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah semua anakku diimunisasi. Ngeri dengan efek kalo gak imunisasi. Jadi tenang deh kalo tahu aman dan halalnya. Semoga semakin banyak orang tua yang aware dengan imunisasi ini ya.

    BalasHapus
  14. Imunisasi jangan sampai dilewatkan yah buat debay, agar selalu sehat terjaga

    BalasHapus
  15. Klau sudah diimunisasi kitanya jadi nyaman ya mba,,,go khawatir tinggal memberikan asupan nutrisi byg lngkap utk pertumbuhan nya

    BalasHapus
  16. Miris ya zaman sekarang justru banyak bu ibu yang ga mau imunisasi anaknya. Semoga mereka membaca postingan ini biar sadar.

    BalasHapus
  17. Imunisasi dan nutrisi emang saling bergandengan yaa untuk membuat tumbuh kembang anak menjadi optimal :D

    BalasHapus
  18. Alhamdulillah anak-anakku semuanua vaksin.. ga termakan hoax yg ada di lapangan.. huhuuu.. Mau ke RS buat ngelengkapin yg ga ada di Bidan.

    BalasHapus
  19. Alhamdulillah saya pro vaksin dan imunisasi..
    sejak bayi anak sudah dapat imunisasi dasar lengkap, bahkan juga kasi tambahan.
    saat SD pun ada program imunisasi di sekolah saya izinkan anak ikut kecuali jika sedang demam. biasanya pum yg demam akan diimunisasi setelah sehat.
    ya..nutrisi dan imunisasi memang harus sejalan ya

    BalasHapus
  20. Alhamdulillah, dengan imunisasi setidaknya ikhtiar kita untuk sehat sudah dilakukan. Edukasi imunisasi seharuanya bisa sampai ke pelosok negeri, supaya generasi penerus kita sehat2 dan tdk muncul penyakit yg aneh2.

    BalasHapus

 

Mathematics is...

"Matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan dan teori bilangan adalah ratunya Matematika."
-Gauss, a mathematician-

I Have A Dream...

Jika kamu memiliki mimpi, maka tuliskanlah, tempelkanlah di tempat strategis dan berikhtiarlah! Man Jadda Wa Jadaa! Mestakung!