Jalan-Jalan Setengah Hari di Blitar, Kemana Saja?




Kalau saja aku tidak menikah dengannya, mungkin Blitar tak akan masuk list must visit-ku. 
Tapi takdir Allah mempertemukanku dengan lelaki kelahiran Blitar, besar dan tumbuh di Sulawesi Tengah itu. Setelah menikah, dalam perjalanan bulan madu di September 2016, kami sempat singgah di Blitar. Ah, welcome to Blitar, myself!


Blitar, kota yang dikenal dengan.... Blitar terbagi menjadi kabupaten dan kota. Kampung suami ada di Kabupaten Blitar.

Sayangnya kunjungan kali itu super duper singkat karena metode honeymoon kami yang ala ala backpacker, banyak tempat (harus) disinggahi dalam waktu terbatas.


Desember 2019
Kegalauan mau menghabiskan liburan akhir tahun dimana pun terjadi. Blitar masuk ke opsi sih, tapi untuk ke sana butuh waktu 15 jam perjalanan kereta. Maju mundur cantik, akhirnya.... Bismillah, Malang, lanjut Blitar!

Setelah menghabiskan waktu dua hari dua malam di Malang, perjalanan kami lanjutkan ke Blitar. Ada cerita tak terlupa. Let me tell you.

Rencana awal Malang-Blitar naik bus, siang jelang sore itu kami sudah bersiaga menunggu bus di pinggir jalan. Tiba-tiba sebuah mobil menepi, tampak sepasang suami istri. Di belakang mobil, tampak seorang anak perempuan.

"Mbak, sampeyan ajeng teng pundi (Mbak, kamu mau kemana)?"

Aku yang kurang mahir skill boso jowonya menyerahkan pada suami.
"Blitar." jawab suami.

"Mriki, bareng kita aja." ajak si istri. "Kami mau ke Tulungagung, ngelewati Blitar."

Dua detik, lima detik. Oke bismillah.

"Kami ini dulu pernah ngerasain punya anak kecil, bolak balik Malang-Tulungagung naik motor, waktu belum punya mobil, Mbak." cerita si ibu.

Masya Allah rupanya Rasa "I have been there" membuat pasutri ini terenyuh untuk menawarkan tumpangan pada kami :') By the way,  kami bener-bener diantar sampai depan rumah. :')

Oke back to laptop, beberapa tempat yang kami  kunjungi selama di Blutar. Ini aku mix juga dengan tempat yang kukunjungi di tahun 2016.

Alun-Alun Blitar
Kalau msin ke suatu daerah, salah satu yang harus dikunjungi versiku adalah alun-alun. Begitupun saat ke Blitar. Alun-alun Blitar berada di jalan Merdeka, Kepanjen Lor, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar. Suasanya sangat rindang karena dikelilingi beberapa pohon besar seperti beringin, salah satu keunikannya.

Di Bawah Langit Alun-Alun Blitar (Honeymoon Edition)
(sumber: dokumen pribadi?

Di seberangnya terdapat kantor walikota Blitar. Sementara sekelilingnya banyak penjaja makanan. Setiap sore selalu ramai, ya sebagaimana taman kota pada umumnya.


Kebon Pojo Park
Sesuai dengan namanya, tempat ini merupakan salah satu taman kota. Ada banyak pepohonan rindang dan bangku-bangku. Tak sedikit pula yang berpiknik menggelar karpet. Tampak beberapa patung hewan seperti gajah dan dinosaurus, disertai papan informasinya. Ada juga hewan asli seperti tupai dan lutung.


Tak hanya taman, ada pula wahana anak seperti mobil-mobilan dan motor-motoran yang disewakan dengan harga sangat terjangkau, Rp 10.000 untuk 15 menit. Lapar? Tenang, ada deretan penjaja makanan mulai dari gorengan, es dawet hingga soto mie.


Kebon Rojo Park berlokasi di Jl. Diponegoro No.12, Bendogerit, Kec. Sananwetan, Kota Blitar. Sayangnya lahane parkir yang tersedia sangat sempit, bahkan sampai memakan badan jalan. Semoga ini menjadikan perhatian pemkot setempat, mengingat wisata ini selalu dipadati pengunjung apalagi saat weekend.

Kami menghabiskan waktu sekitar satu jam disini.

Kampung Afrika Blitar
Perjalanan berlanjut dari Kebon Rojo Park menuju Kampung Afrika Blitar. Jaraknya cukup dekat, hanya 4km atau sekitar 5-10 menit perjalanan. Meskipun saat itu masih 10.00 WIB, tapi matahari sudah begitu terik.
Kebun di dalam lokasi
(sumber: dokumen pribadi)

Tiba disana, kami dikenakan HTM Rp 10.000/orang dewasa & Rp 5.000/orang anak, anak di bawah tinggi 90cm masih gratis, by the way. For your information, wisatawan ini masih tergolong baru.

Kampung Afrika Blitar menawarkan view hijau dan miniatur rumah-rumah adat suku di Afrika. 
Setelah view rumah adat, di sisi kiri ada tempat penyewaan topi suku Afrika beserta pakaiannya yang dibandrol dengan harga Rp 10.000-70.000. Sayangnya Icham ngga mau :D
Salah Satu Rumah Adat
(sumber: dokumen pribadi)

Ada pula ragam wahana bermain anak, termasuk flying fox dan trampoline yang dikenakan tiket lagi.Wisata ini cocok banget buat ngisi konten Instagram lho, karenanya ada banyak spot nuansa alam disini, termasuk kolam sepeda bebek.
Kolam Bebek
(sumber: dokumen pribadi?

Setiap beberapa jam sekali juga ada penampilan para penari berpakaian khas Afrika, mereka turut mengajak para pengunjung menari bersamaan di atas panggung. Lagunya? Lagu khas Afrika sampai dangdut koplo, hehe.
Taman Bermain di Kampung Afrika Blitar
(sumber: dokumen pribadi)
Kampung Afrika Blitar terletak di jalan Sultan Ageng Tirtoyoso, Santren, Tanggung, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar. Buka pukul 08.00-16.30 WIB. Akses ke dalam melewati jalan setalak yang bisa dijangkau dengan kendaran roda dua ataupun roda empat namun harus bergantian.

Itulah tiga tempat di Blitar yang bisa dikunjungi dalam waktu setengah hari. Semoga tahun 2020 ini #VISYANDIFamilyBackpacker bisa balik lagi ke Blitar dan menyusuri keindahan wisatanya terutama wisata alamnya.

Happy Traveling, dear family!

13 komentar:

  1. Sekarang kalau mampir ke beberapa kota atau kabupaten di jawa tengah dan jatim selalu diusahain mampir ke alun-alunnya. Soalnya lebih rame dan banyak makanan

    BalasHapus
  2. banyak juga ya yg dilihat di sana

    BalasHapus
  3. Wah asik juga ya ternyata suasana blitar, aku belum pernah kesana nih, mudah-mudahan deh ntar kalo dapet kesempatan liburan lagi blitar masukin list juga ah..

    BalasHapus
  4. Mbak, ikut terharu sama kebaikan yang Mbak terima. Orang baik InsyaAllah ketemunya sama orang baik juga ya, Mbak. Ternyata banyak tempat wisata menarik di Blitar ya. Saya tahunya makam Bung Karno aja hehehe. Kapan-kapan kalau main ke Blitar mau ah mampir ke Kebun Pojo Park dan Kampung Afrika Blitar.

    BalasHapus
  5. Sama banget tipe liburan sama suami saya. Kemarin sempet ke malang cualma 24 jam total dama perjalanan ama istirahat, ngunjungin 5 tempat wisata. Untung si kecil daya tahan tubuhnya kuat, keliling pakai motor lagi 😅

    BalasHapus
  6. Ternyata banyak juga ya wisata di Blitar, saya pernah nih ke sana tapi nggak pernah nginap sih, cuman beberapa jam, dulu tuh cuman mampir di sebuah pertokoan beli kaos karena baju kena muntahan si kecil dan ga ada baju ganti hahaha.

    ah next ke Blitar boleh nih dijadwalin lagi agak lamaan di sana :)

    BalasHapus
  7. Wah ternyata cukup seru juga ya kota Blitar ini. Selain alun-alun kota, ada juga tempat wisata lain yang asyik buat dikunjungi.

    BalasHapus
  8. Seru banget ya mbaaaa keliatannya baru tahu kalau di Blitar ternyata juga banyak spot foto dan tempat liburan

    BalasHapus
  9. Duh senengnya bisa jalan"&liburan bareng org" tersayang hhi aku blm pernah ke blitar wkwk jd ingin liburan jg deh udh lama bnget nih ga liburan😂

    BalasHapus
  10. Wah ke kebon rojo sama kampung afrika belum daku sambangi waktu tahun 2014 ke Blitar. Kalau liburannya seharian bisa mampir ke Museum Pak Karno tuh mbak Visya

    BalasHapus
  11. Meskipun cuma setengah hari tapi seru mba. Kalau aku udah masukin Blitar ke wishlist untuk dikunjungi. Pengen merasakan traveling ke kota-kota kecil di pulau Jawa. Noted buat rekomendasi itinerary-nya mba.

    BalasHapus
  12. mashaa Allah Blitar indah juga ya ternyata aku belom pernah kesana kapan2 harus kesana kayaknya 😁

    BalasHapus
  13. Aku baru tahu kalo Blitar juga banyak tempat wisata, yang aku tahu cuma makam Bung Karno aja loh mbak. Gak banyak explore Blitar akutu, padahal lumayan sering ke Blitar tapi gak tahu banyak soal wisatanya😂

    BalasHapus