Ads 468x60px

Senin, 23 Desember 2013

Social Greenpowerment 2013: Aksi Hijau di Kota Pelajar

Kala itu.. Rinai hujan saling berkejaran..
Membawa sekantung kenangan.. Tentang aku, kamu, mereka, kita..
Di kota pelajar, Yogyakarta...

-0513-

Bismillahirrahmanirr­ahim.
Kali ini aku akan menceritakan pengalamanku kembali ke Yogyakarta. Kembali? Ya, setelah enam bulan yang lalu, aku kembali ke Yogya. Di 'kunjungan' kedua ini aku menjadi panitia sebuah event yang dipanitia-i oleh mahasiswa-mahasiswa se-Indonesia bernama Social Greenpowerment. Acara berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 7 dan 8 Desember. Sebagai panitia seharusnya aku sudah datang dari hari Jumat tapi amanah di Jakarta memaksaku baru bisa datang hari Sabtu. Awalnya bahkan aku tidak yakin bisa datang jadi aku belum pesan tiket kereta. Setelah dipastikan bisa hadir, mau pesan tiket kereta udah abis sama sekali. Terpaksalah naik bus. Dan..backpacking ku pun dimulai!





Jumat, 6 Desember 2013


 
Pagi harinya seperti biasa aku berkutat di kampus dengan segala urusan akademik dan sampingannya Busku jalan pukul 18.30. Maka begitu selesai kuliah jam 14.45, mampi sebentar ngambil hadiah di kampus A, langsung cabs pulang buat packing. Eh, di tengah jalan ditelfon panitia salah satu lomba esai yang kuikuti di kampus, aku disuruh datang buat awarding. Ternyata esaiku menang. Masya Allah.. Tapi mau gimana lagi, lha wong aku udah mau sampe rumah. Yakali balik lagi? -__-
Ok alhamdulillah sampai rumah. Setelah shalat maghrib, dengan diantar bapakku, akupun ke terminal. Olala, ternyata seluruh penumpang sudah standby. Tinggal aku doang. Duh jadi ga enak ditungguin.. Okelah akhirnya bus pun jalan. Tempat dudukku di paling depan. Sendiri. Ya, sendiri, tidak ada yang menemani di sebelah. #eaa
Selama perjalanan aku terus kontak-kontakan dengan panitia di Jogja. 

Sabtu, 7 Desember
Singkat cerita, sampailah aku di terminal Giwangan. Tau ga jam berapa? Pukul 07.30. Artinya aku stay di bus sekitar 13 jam! Subhanallah..
Jengjeng..bawaanku persis sama pas aku ke Yogya enam bulan yang lalu. Padahal kali ini cuma dua hari lho, kalo yang kemarin itu 5 hari. Ckck. Dari Giwangan, backpackingku di Yogya pun dimulai...

Dgn kondisi agak kelelahan, aku naik Transjogja.
Transjogja made a right line :3


"Pak, saya mau ke FKH UGM, turun dimana?"
"Oh mbak nanti blablabla."
Oia aku bawel banget nih selama di jalan. Nanya mulu sama bapaknya ini udah di halte mana. Maap ya, bapak...
Akhirnya aku diturunin di sebuah halte (ga bisa disebut halte juga sih karena itu cuma tangga penurunan doang..). Dari situ suruh jalan ke FKH karena ga ada transportasi disana. Bdw emang disini jarang ada kendaraan umum. Trus uniknya sering ada lampu merah padahal jalannya ga seluas Jakarta. Tapi baguslah.
Oke back to story. Setelah diturunkan di 'halte', aku tanya ke mbak-mbak, ke mas-mas
"Mbak/Mas, tahu ndak dimana FKH UGM?"
Dan jawabannya selalu...
"Wah ngga tau, Mbak."
O-M-G, jadi aku jauh-jauh dari Jakarta ke Yogya hanya untuk nyasar? No.... Alhamdulillah, nemu pos polisi dan ditunjukkan jalan. Aku pun mengikuti arahan, meski sempat nyasar ke FH dan Fahutan. Masya Allah.. Lumayan jauh banget itu.. 

Finally arrived here, FKH UGM!

Sesampainya disana langsung aku tebar salam sama peserta lain. Wah senangnyaaa... Setelah beberes dikit, langsung deh ngejob jadi photographer. Klik, klik, klik. Hari Sabtu itu acaranyaseminar nasional. Sesi pertama diisi oleh Pak Revridson, praktisi lingkungan. Sesi kedua diisi oleh alumni UGM yang memaparkan paper beliau. Tentang Gunungkidul!
Games session for ice breaking


Beliau bilang Gunungkidul sekarang bukan daerah kering lagi karena sejak beberapa tahun silam sudah ditemukan sumber air. Nah lho, jadi ingat kata-kata ayahku tiap kali aku mau main ke kampung halamanku di Gunungkidul.
"Disana kan ngga ada air. Kamu mau ngga mandi? Ngga minum."
And see, dad pokoknya tahun depan harus ke Gunungkidul. Secara aku ada keturunan sana masa sampai sekarang belum pernah kesana? Ckck .
Saat sesi ishoma, aku sempatkan diri mengelilingi FKH dan foto-foto. Wah.. Trus abis ishoma, dengan diantar salah satu panitia wanita diboncengi motor aku pun berburu tiket. Masya Allah, ternyata tiket kerta benar-benar habis. Alhasil kembali ngebus. Setelah itu kita pun kembali ke FKH (padahal masih pengen diajak jalan-jalan. Dasar!).
Next lanjut ngejob jadi photographer. Materi saat itu disampaikan oleh alumni UGM, membahas tentang Gunungkidul. Waaah, tertarik banget! Ternyata disana sudah banyak sumber air lho. Padahal tiap kali mau kesana selalu dibilang ga ada air, padahal itu 'kampung'ku... Pokoknya harus jadi kesana tahun depan! Bismillah...

Setelah materi, lanjut ISHOMA. Setelah ISHOMA, saatnya pengabdian di desa... Peserta dan panitia menuju desa dengan menaiki bus. Kak Ridwan selaku ketua panitia asli ribet banget ngurus ini itu Wah akhirnya bisa jalan-jalan keliling Yogya lagi.. #eh

Alhamdulillah satu jam kemudian, sekitar pukul 17.30 kita tiba di desa. Langsung apel dan pembagian homestay. FYI, ada sekitar 50 peserta. Mereka tinggal di rumah-rumah warga sementara aku dan panitia lain tinggal di rumah kepala dukuh.




Berlanjut ke malam hari, saatnya sarasehan. Nah lho, bukan Sarah Sechan artis (padahal aku sendiri yang awalnya mikir gitu) -__- melainkan perkenalan dengan petuah desa. Yap ada Pak Kepala Dukuh dan Pak Kepala Desa Wisata. Oia nama desa ini adalah desa Bangunjiwo, dusun Kalipucang. Nah lho, udah desa, dusun pula? Desa ini adalah desa binaan Gama Cendikia UGM yang dijadikan desa wisata. Waaah!

Sarasehan selesai pukul 23.00, tapi panitia ga langsung balik melainkan briefing buat acara besok. Jam 23.35 baru selesai. Dan tahukah kamu jarak tempat sarasehan ke rumah kepala dukuh lumayan juga. Dan aku jalan bertiga dengan kawan-kawanku menuju sana di tengah kegelapan. Asli aku sempat parno dan sepanjang jalan terus dzikiran kuat-kuat. Alhamdulillah sampai juga, langsung tepar...

Minggu, 8 Desember 2013
Hap hap hap bangun yuk! Walau udara terasa sangat menusuk kulit, tidak ada alasan untuk tidak bangun pagi hari ini kita bakal action ke warga. Pagi pagi sekali aku mengajak 2 orang panitia buat jalan-jalan keliling desa. Kita melewati SD Kalipucang lho :') jalan lumayan jauh, untung aja mereka tahu rutenya.


SD Kalipucang


Setelah itu buat pemanasan, yuk mari senam! Itu siapa dah yang jadi instrukturnya, kocak banget -__- ada pula yang superaktif bikin gerakannya -__- ok akhirnya senampun selesai. Saatnya sarapan!
Oia untuk konsumsi, setiap peserta mendapatkan jatah dari ibu tempat pemilik rumah yang mereka jadikan homestay. Karena bosan menunggu, akupun iseng ke dapur. Ternyata ada 3 orang ibu sedang memasak. Jengjeng, naluri mau tahu Visya bergerak..
"Lagi masak apa, Bu?"
"Ibu semua asli dari Yogya?"
"Makanan khas sini apa, Bu?"
"Disini memang banyak yang suka homestay?"
Alhamdulillah ibu-ibunya friendly abis, dijawablah pertanyaanku dan mereka pun balik bertanya. Wah jadi keasyikan ngobrol, ga terasa masakannya udah matang. Langsung kuinformasikan ke panitia lain.

Setelah makan, action pun di mulai. Akan dibagi beberapa pos di wilayah desa. Peserta 'harus' melakukan sesuatu disana. Entah membersihkan kandang sapi, membersihkan sawah, dll. Sayangnya justri di main session ini aku harus pergi. Jarak dari desa ini ke kota cukup jauh. Ada panitia akhwat yang mau sekalian keluar jadi aku memutuskan keluar bareng dia karena kalo nunggu nanti-nanti takut ga ada barengan. Selain itu aku sudah ada janji dengan temanku di Yogya. Saatnya berpisah...hiks..

Aku dan Dini naik motor menuju Yogya. Wush, wush, ngebut. Ternyata dia antarkan aku ke terminal padahal busku baru berangkat pukul 16.30 dan itu baru pukul 10.00. Akhirnya aku minta diantarkan ke FMIPA UGM, sekalian menunggu teman akhwat yang janjian denganku untuk bertemu. Hap, sampailah disana. Kita pun berpisah...Padahal aku masih mau diajak jalan-jalan keliling..hiks..

Jengjeng dimulailah lonely backpacking ku.. FMIPA lumayan ramai, lagi ada acara. Aku memutuskan untuk stay di musholla. Setelah shalat dhuha, lanjut ngetik asyik di laptop. Tetiba aku merasakan tubuhku begitu lelahnya. Tahu-tahu aku tidur begitu saja di tempat sholat akhwat -__- mungkin aku lelah :')

Hap, tepat saat adzan dzuhur berkumandang akupun terbangun. Kubereskan barang-barangku, kubawa sambil wudhu. Lalu kusholat. Ga lama, temanku pun datang. Alhamdulillah..kita pun ngobrol seru sampai jam 14.30. Lalu kita ke terminal. Temanku mengajakku naik bus umum. Oh ya sebenarnya aku rada bingung dengan rute bus umum disini. Masa bukan trayeknya yg ditulis, misal 'terminal A ke terminal B' melainkan 'jalur 2', 'jalur 4'. Lha itu kalo lupa jalan gimana dah selain itu bus umum disini jarang. Sebelum naik harus nanya dulu.
"Pak lewat sini ndak?"
Ada juga alat transportasi lain yaitu Transjogja. But overall, Yogya is beautiful!

Selama naik bus umum, beberapa kali supirnya ngetem. Hingga akhirnya tiba juga di terminal Giwangan. Ternyata busku udah mau jalan. Harus berpisah lagi, dan lagi-lagi di bawah rinai hujan :')

Pukul 16.30 perlahan busku bergerak membawaku kembali ke Jakarta.
Terimakasih, panitia Social Greenpowerment 2013! Terimakasih, Yogya, untuk kenangan kedua kalinya! Insya Allah aku segera kembali lagi menemuimu, Yogya :')

Nb: sebagian besar panitia Scogreen berasal dari UGM, meski ada juga dari UIN Yogya dan Unsoed. And you know what? Aku satu-satunya peserta dari Jakarta dan terjauh kenapa aku bisa join jadi panitia?
Jadi ceritanya ada oprec panitia nasional, daftarlah aku, lalu interview dan dinyatakan lolos di sie PDD (publikasi dekorasi dokumentasi) bersama sang kasie yaitu Made yang telah berjuang banyak #lho.

Oia unik juga nih kerjasama dengan mereka, aku jadi roaming bahasa Jawa tapi senang mendengarnya. Lha wong mereka semua ngomongne Jawa, gapapa jadi memperdalam ilmu kejawaanku

So this is my first time to make event with students nationally. We are great guys! ^^
Photo session when i have leaved :')

0 comments:

Posting Komentar

 

Mathematics is...

"Matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan dan teori bilangan adalah ratunya Matematika."
-Gauss, a mathematician-

I Have A Dream...

Jika kamu memiliki mimpi, maka tuliskanlah, tempelkanlah di tempat strategis dan berikhtiarlah! Man Jadda Wa Jadaa! Mestakung!