Ads 468x60px

Senin, 06 Januari 2014

4th Day : UNSRI Trip dan Aksi Cinta Lingkungan oleh Fantastic Four

Photo
narsis di depan rektorat UNSRI
Baca ceritaku di hari ketiga disini yuuuk

Rabu, 18 Desember 2013
Air? Ya, AIR. Masalah kita pagi ini adalah AIR. Kenapa? Pasalnya di wisma 4 tidak ada air mengalir di kamar mandi, sama sekali. Yang tersisa hanya berapa ciduk. Begitupun dengan wisma lainnya. Mengenaskan
Kegiatan kita hari itu adalah seminar internasional di Unsri Indralaya dan social project di Ogan Ilir. Itu artinya kita harus rapi banget dong. Tapi airnya ga ada? You know what lah akhirnya kita ngga ngapain, hahaha. Malu abis. Skip.


Jam 6.30 bus sudah siap, bertepatan dengan turunnya gerimis membasahi bumi empek-empek(?). Kita pun satu per satu mulai menaiki bus. Aku duduk bersebelahan dengan kak Ndari. Bisa bayangin dong gimana hebohnya para lelaki itu disatukan dalam satu bus? Banget hebohnya, ampun deh. Udah mana kasihan banget kak Akil, kak Sugara dan bang Omen dibully mulu. Sabar yah, Kak.. :')
Perjalanan dari Kenten ke Indralaya memakan waktu 2 jam. Nah disini kerasa banget suasana jalan Palembang. Widih, ga beda jauh dengan Jakarta ya, macet selama perjalanan si Yusfan setia banget menjelaskan setiap daerah yang kita lalui dengan toanya :x Mulai dari pempek Pak Raden, masjid Agung Palembang, pasar, dll.
Yak, kita menyebrangi jembatan Ampera! Mataku ga lepas dari pemandangan Palembang!
Dua jam berlalu, akhirnya mulai memasuki kampus Unsri yang luaaaaassss bangetttss.. Kita diajak keliling melewati fakultas-fakultas: FT, FKIP, FK, FIK, dll, hingga tibalah kita di tempat acara yakni rektorat.
Nah berhubung acara belum mulai, seperti biasa, kita pun berfoto ria. Mulai dari background bus, depan rektorat, hingga ke pinggir jalan. Wah ga kebayang deh udah berapa puluh foto yang dihasilkan..
Photo
Wanita Wisma 4 :D
Photo
27 selected students :)
Photo
Para lelaki narsis -_-

Oh ya, ada adegan cukup kocak disini. Jadi ceritanya para lelaki didampingi satu orang panitia mau berfoto di depan tulisan Unsri di depan gerbang. Cukup jauh dari tempat kita turun bus. Mereka pun mulai berjalan. Tetiba kak Sugara dengan toanya berteriak.
"Dimohon kepada peserta Global Peace Volunteer Camp untuk kembali karena acara akan segera dimulai. Sekali lagi diumumkan.."
Alhasil mereka pun kembali dan ternyata acara belum mulai. Hahaha, kasihannya yang ga jadi foto :')
Akhirnya seminar pun dimulai, bertempat di gedung rektorat. Temanya ga beda jauh dengan materi-materi yang didapatkan saat di wisma. Dan seperti biasa ada senam trakjing, nah pada belum tau kan?
Oh ya udah dari jauh-jauh hari sebelum keberangkatan aku berencana mengeliling Unsri(gaya banget..), bersama beberapa senior disini. Jadi aku udah mengontak mereka kalo sekarang aku di Unsri. Kupikir tadinya aku punya banyak waktu buat keliling, eh ga taunya waktunya cuma pas ishoma aja. Jadilah begitu selesai seminar aku dan kak Nur yang sudah menungguku di meja registrasi pun berangkat ke teknik. Disana aku bertemu dengan kak Dina. Awalnya sempat pesimis ga bisa keliling Unsri tapi akhirnya jadi juga karena agak ngaret gitu jadwalnya, baguslah, hahaha. Akhirnya aku pun keliling Unsri, memotret setiap fakultas yang kulewati.
FYI, Unsri ini luasnya lebih dari UI lho (kata mahasiswanya.. Tapi datanya masih dicari). Hanya saja di Unsri ini banyak lahan kosong yang belum diberdayakan. Benar saja, beberapa kali kulihat di bagian belakang ada semacam lahan benar-benar kosong melompong..
Oia lalu aku juga sempat ke plang Unsri di depan gerbang. Asyiknya bisa berfoto disana (bikin envy para lelaki, hohoho). Tetiba temanku sms katanya busnya mau berangkat, yawislah langsung tancap ke depan rektorat.. Dan...jengjeng, ternyata mereka belum berangkat karena nungguin aku. Peace yooo..
Photo
Add caption

Meski harus mengorbankan ga lunch tapi senangnya bisa keliling Unsri ^^ oia perjalanan kita selanjutnya adalah social project di Ogan Ilir. Lumayan juga perjalanannya. Yang awalnya jalanan masih datar-datar aja, tetiba disajikan jalanan yang mini banget. Alhasil gerakan busnya tidak seperti kesetimbangan benda tegar #apasihSya.. Eh tapi serius lho! Busnya goyang kanan-kiri, udah mana kanan-kirinya itu sungai dan rawa gitu. Kapan sampainya?
Setelah penantian panjang (?) akhirnya tiba juga di desa Sungai Rambutan, kabupaten Ogan Ilir, Palembang. Disini terkenal dengan julukan desa mandiri. Kita start point di masjid. Setiap kelompok diwajibkan terjun ke masyarakat, membantu apapun, sesuak kemampuan para anggota kelompok.
Anyway karena semuanya udah pada ganti baju, jadi udah pad amulai jalan. Pengorbanan kedua untuk keliling Unsri adalah paling terakhir ganti baju. Untung aja kelompokku setia menungguku. Setelah semua siap, kita pun mulai beraksi. Tujuan pertama kita adalah anak-anak yang sedang menunggu jam ngaji di masjid. Jengjeng..mulai deh Bu Guru Visya beraksi..
Aku dan kelompokku mulai mengajak mereka berkenalan. Aku mengawalinya seperti saat aku berbicara dengan anak-anakku di TPA.
"Yuk sekarang kita mulai kenalan dulu ya. Sebutin nama dan kelas berapa, oke?"
Sampe-sampe kak Mut bilang dengan logat Palembang.
Photo
Bu Guru Visya and friends :')
Photo
Add caption

"Oh ini bu guru banget."
Aamiin ya Allah :')
Mereka semua lucu-lucu.. Ah tetiba kangen anak-anakku di Annuur.. Awal Januari baru bisa bertemu kembali..heemm..
Kita membentuk satu lingkaran. Tampak mereka malu-malu. Oh iya ada satu orang anak yang mukanya innocent banget, eh malah dibecandain mulu sama Yudha. Ampun kowe piye toh, aku wis ngeri pisan
Kita pun mengajak mereka bermain domikado. Mungkin terlihat simple tapi aku bisa melihat betapa bahagianya mereka bisa bermain bersama, alhamdulillahirabbil­alaamiin..
Setelah bermain, ngaji pun dimulai. Kita pun terpaksa 'menyingkir'. Awalnya sempat bingung, mau ngapain. Kelompok lain kayaknya udah pada asyik sendiri. Bayangin, sampe ga ada jejaknya! Desa ini memang begitu sepi. Kondisinya bisa dilihat di foto-foto ini ya, begitu sederhana..

Akhirnya kita memutuskan untuk aksi cinta lingkungan. Yap, kita ngumpulin sampah. What? Kita emang pemulung.. Pemulung kebaikan.. #eeaa, upss..
Kita pun berjalan menuju sebuah warung untuk membeli plastik *sekaligus jajan kecil*. Kocaknya disini adalah percakapan antara Yudha dan ibu pemilik warung.
"Mas, mau mungut sampah ya? Ini saya kasih."
"Lho?"
Trus dia juga sempat ketemu dengan sesama arek Suroboyo. Hebring deh tu anak..
Anyway, ACL dimulai dari warung tempat kita membeli plastik sampah. Lumayan banyak sampah plastik betebaran. Tapi ada yang lebih amazing! Ternyata ACL kita ini menggerakkan hati warga sekitar! Buktinya beberapa orang ibu yang mulanya asyik ngerumpi tergerak hatinya untuk ikut bersama kita. Ada juga seorang bapak dan anaknya yang turut serta.
Photo
Add caption
Photo
Add caption

Photo
Add caption
Masya Allah, ini dia namanya AKSI berbuah INSPIRASI untuk menghasilkan AKSI kembali. Salut deh..
Sekitar pukul 16.00 kami pun kembali berkumpul di masjid untuk menunaikan shalat ashar, istirahat sejenak dan bersiap pulang. Setelah shalat ashar, aku melihat sekumpulan anak yang tadi kuajar tengah mengobrol bersama. Seorang guru wanita tampak menyaksikan beberapa anak yang sedang setor hafalan. Akupun menghampir anak-anak yang sedang mengobrol itu. Mereka begitu hangat menyambutku.
"Kakak.." panggil salah satu anak.
"Assalammu'alaikum."­salamku.
"Wa'alaikumsalam." mereka menjawab.
"Lagi pada apa nih?"
Mereka tampak malu-malu, saling bertukar pandang.
"Hmm kalo gitu kakak mau ngajak cerita aja deh. Mau dengar?"
"Mau, mau." anak-anak itupun menggerombol mengelilingku, mendengarkan setiap ceritaku tentang siroh/sejarah shahabiyah Nabi dengan saksama. Aku senang sekali bisa bercerita bersama mereka, sampe benar-benar lupa waktu.
"Visya, ya ampun kamu masih disini? Kita udah pada mau pulang." Kak Septi menghampiriku. Olala ternyata seluruh peserta sudah kembali ke bus.
"Sebentar, kakak." meski berat, akupun terpaksa meninggalkan mereka setelah sebelumnya berfoto bersama. Ah bakal rindu :')
Photo
Add caption

Dan...ternyata semua peserta dan panitia udah masuk bus, tinggal aku doang. Jadi daritadi aku ditungguin..ckck . Maaf ya
Ok setelah semua pasukan komplit, kita langsung caw balik ke wisma. Suasana tadi pagi saat berangkat yang begitu ramai mendadak mulai senyap. Hmm rupanya mereka kelelahan :')
Alhamdulillah sekitar pukul 18.00 kami tiba di wisma. Widih, langsung tepar setepar-teparnya.. Eits tapi ngga boleh dulu. Pasalnya kita harus mempresentasikan social project kita tadi sore. Maka setelah shalat magrib dan dinner, aku, Kak Mut, Chaca dan Kak Ririn pun pergi ke wismanya Yudha buat diskusi.
Yak lagi-lagi yang ada bukannya diskusi malah ngobrol -__- Eh barulah pas di aula, di saat kelompok lain presentasi, kita baru memperbaiki PPT. Malah pake acara PPT nya ga kecopy pas udah siap maju, aduh malu lah .
Anyway ternyata inspiratif banget sosial project dari tiap-tiap kelompok ini. Berikut kujelaskan secara singkat.
Fantastic Five (kelompokku): ngajak main anak-anak TPA & aksi cinta lingkungan
Nusantara: ngenalin gadget ke anak-anak desa & bantu masak buat tahlilan
Rainbow: bantu bersihin kandang ayam & bikin pos ronda
Genk Guan Mental: bersihin musholla desa
Kelompok Kak Sugar: bercerita di depan anak-anak desa & ngajak mereka bermimpi besar
Masya Allah.. Dahsyat-dahsyat semua kan :')
Oke, karena panitia pengertian banget. Maka setelah presentasi, kita pun diizinkan untuk sweet dream..zzz..zzzz..
Yang awalnya hari pertama dan kedua kamar 1 wisma 4 masih koit, malam ini mulai bertebaran..
Hikmah hari ini adalah mimpiku buat keliling Unsri akhirnya terkabul, tanpa sengaja juga bikin envy kaum lelaki karena aku berhasil foto di plang Unsri selain itu senangnya hari ini bermain bersama anak-anak. Asliii kangen banget anak-anakku di Annuur ya Allah..
Dan..besok adalah hari terakhir.. Ada apa ya di last day besok? Heemm.. Baca disini yuk..

0 comments:

Posting Komentar

 

Mathematics is...

"Matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan dan teori bilangan adalah ratunya Matematika."
-Gauss, a mathematician-

I Have A Dream...

Jika kamu memiliki mimpi, maka tuliskanlah, tempelkanlah di tempat strategis dan berikhtiarlah! Man Jadda Wa Jadaa! Mestakung!